Media Kampung, Batam — Tim mahasiswa Politeknik Negeri Batam (Polibatam) berhasil meraih Juara 2 Regional dalam ajang Astra Honda SDGs Future Leaders 2026. Prestasi itu diraih berkat inovasi bertajuk SEABLOCK, yaitu paving block yang terbuat dari sampah laut.
Inovasi ini lahir dari kepedulian terhadap tingginya volume sampah yang mencemari kawasan pesisir dan perairan, khususnya di wilayah Kepulauan Riau. Melalui SEABLOCK, sampah laut yang sebelumnya menjadi limbah diolah menjadi material alternatif untuk kebutuhan konstruksi sederhana. Selain mengurangi pencemaran lingkungan, produk ini juga memiliki nilai ekonomi dan berpotensi membuka peluang usaha berbasis ekonomi sirkular.
Tim Polibatam Bahari terdiri dari Hytrikh Rotsyanshah Alkhair, Dea Santa Nainggolan, Maharani Azra, Vina Melinda Sukma Sari, Rendi Rahmat Saputra, Bima Pratama, dan Muhamad Agum Prasetyo. Selama proses riset dan pengembangan produk, mereka didampingi dosen pembimbing Tian Havwini.
Wakil Direktur III Polibatam, Muhammad Zaenuddin, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Polibatam mampu bersaing di tingkat regional melalui karya inovatif yang berdampak positif bagi masyarakat. Ia berharap pencapaian ini dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus berkarya.
Permasalahan sampah laut masih menjadi tantangan besar bagi Indonesia sebagai negara kepulauan. Sampah plastik dapat merusak ekosistem pesisir, mengancam biota laut, dan mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat. Inovasi seperti SEABLOCK dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam pengelolaan sampah berkelanjutan dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Prestasi Tim Polibatam Bahari semakin memperkuat reputasi Polibatam sebagai perguruan tinggi vokasi yang mendorong inovasi berbasis kebutuhan masyarakat. Diharapkan, SEABLOCK tidak hanya menjadi karya kompetisi, tetapi juga dapat dikembangkan lebih luas melalui kolaborasi dengan pemerintah, dunia industri, dan masyarakat pesisir.





















Tinggalkan Balasan