Media Kampung, Banda Aceh — Investasi saham menjadi salah satu cara menjaga nilai uang dari inflasi. Masyarakat perlu memahami dasar-dasar investasi sebelum terjun ke pasar modal. Branch Representative RHB Sekuritas Indonesia Kantor Perwakilan Aceh, Mursalim Hasan Birga, menekankan pentingnya edukasi sebagai langkah awal.

Menurut Mursalim, langkah pertama bukan menyiapkan modal besar, melainkan niat untuk belajar. “Pahami dulu prinsip dasar saham,” ujarnya dalam Dialog Beranda Astacita RRI Banda Aceh, Rabu 8 Juli 2026. Ia juga mengingatkan agar calon investor hanya membuka rekening efek melalui perusahaan sekuritas resmi yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Mursalim mengimbau masyarakat tidak mentransfer dana kepada pihak pribadi yang menjanjikan keuntungan. Investasi saham kini semakin mudah dijangkau, dengan pembukaan rekening secara digital menggunakan KTP, rekening bank, dan alamat surel. Modal awal pun tidak harus besar; dana sekecil harga satu lot saham sudah cukup.

Ia menyarankan investor pemula memilih saham perusahaan berfundamental kuat yang rutin mencetak laba, terutama produk yang digunakan sehari-hari. Hindari keputusan emosional saat harga berfluktuasi. Gunakan dana jangka panjang, bukan uang kebutuhan harian. “Jangan takut dengan pasar modal. Takutlah jika tidak mempersiapkan masa depan finansial sejak dini,” tuturnya.

Mursalim juga mengajak masyarakat mengikuti program edukasi pasar modal yang digelar Bursa Efek Indonesia bersama perusahaan sekuritas. Literasi yang baik menjadi kunci menghindari investasi ilegal dan penawaran bodong.