Media Kampung, Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah menyusun program pendampingan bagi perusahaan tercatat agar dapat naik kelas, dari emiten di Papan Akselerasi hingga menjadi perusahaan berskala nasional, regional, bahkan global.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Saidu Solihin, mengatakan pembinaan akan dilakukan setelah perusahaan melantai di bursa. Program ini bertujuan mentransformasi perusahaan dari usaha kecil menjadi menengah dan besar sehingga layak mendapatkan pembiayaan dari pasar modal.

Perusahaan yang masih berada di Papan Akselerasi akan mendapat pendampingan untuk naik ke Papan Pengembangan. Pembinaan mencakup penerapan good corporate governance (GCG), tata kelola perusahaan, investor relations, dan aspek lain yang mendukung pertumbuhan.

“Nah, sehingga kalau dia masih di papan akselerasi, misalnya, gitu, kan, tentunya dari kita akan ada pembinaan, baik itu dari GCG-nya, apakah dari Investor Relations-nya, apakah dari hal-hal lainnya, supaya mereka bisa pindah ke papan pengembangan,” jelas Saidu di gedung BEI, Jakarta, Kamis (9/7).

Saat ini BEI masih menyusun konsep program pendampingan tersebut agar proses transformasi emiten dapat berjalan lebih terarah. Menurut Saidu, pasar modal menjadi sumber pembiayaan bagi perusahaan untuk bertumbuh melalui penerbitan saham, obligasi, maupun sukuk. Oleh sebab itu, perusahaan mesti memanfaatkan dana yang diperoleh untuk meningkatkan skala usahanya.