Media Kampung – Pelepasan 528 calon jamaah haji (CJH) asal Jombang berlangsung di Pendopo Pemkab pada hari Rabu, 6 Mei, menandai keberangkatan mereka menuju Tanah Suci. Suasana penuh haru diwarnai isak tangis keluarga yang menunggu.

Mulai pukul 15.30 WIB, area pendopo dipadati jamaah dan keluarga yang menahan diri sampai batas pagar. Keluarga mengantar hingga titik terakhir sebelum para CJH naik bus yang sudah disiapkan.

Operasi pemberangkatan didukung oleh petugas gabungan kepolisian, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan. Mereka membantu mengangkut koper jamaah ke armada bus yang akan menjemput mereka menuju Asrama Haji Sukolilo di Surabaya.

Bus yang menampung para jamaah mengarahkan mereka ke Asrama Haji Sukolilo, tempat persiapan akhir sebelum menuju tanah suci. Proses ini diatur secara tertib agar semua jamaah tiba tepat waktu.

Pemberangkatan dibagi menjadi dua kloter, yakni kloter 60 dan kloter 61. Kedua kelompok ini dikelola secara bersamaan untuk efisiensi waktu dan keamanan.

Di antara mereka, delapan jamaah menunda keberangkatan. Enam di antaranya karena kondisi kesehatan, sementara dua pasangan suami istri memilih menunda untuk alasan pribadi.

Ilham Rohim mengimbau seluruh jamaah untuk menjaga kondisi fisik selama ibadah haji. Ia menegaskan pentingnya pola makan, istirahat cukup, dan anti dehidrasi dengan banyak minum air, mengingat potensi cuaca ekstrem di Tanah Suci.

Salah satu CJH, Muhammad Firzam Balyaman berusia 31 tahun, mengaku menyiapkan diri secara fisik dan mental sebelum berangkat. Ia rutin berjalan kaki dan berolahraga ringan untuk meningkatkan stamina.

Firim menambahkan bahwa haji merupakan ibadah yang dominan fisik, sehingga persiapan tubuh menjadi prioritas. Ia juga memperdalam pemahaman tentang amaliah ibadah haji agar pelaksanaannya lebih maksimal.

Firim mengungkapkan bahwa ia telah menunggu selama 17 tahun untuk bisa berangkat ke Tanah Suci. Ia mendaftar bersama orang tuanya ketika masih duduk di bangku sekolah, sehingga menjadi momen yang sangat berharga.

Peristiwa ini menegaskan kembali pentingnya haji bagi masyarakat Jombang dan betapa emosionalnya proses pelepasan. Semua pihak yang terlibat berperan penting dalam memastikan keberangkatan jamaah berjalan lancar.

Dengan keberangkatan 528 CJH, Jombang menambah jumlah jamaah yang menunaikan ibadah haji pada tahun ini. Proses selanjutnya akan melibatkan pengantaran ke Tanah Suci dan pelaksanaan ibadah di tempat suci.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.