Media KampungRobot Gabi, humanoid yang dikembangkan oleh perusahaan robotika sipil asal China, resmi menjadi robot biksu pertama di Korea Selatan ketika ia mengucapkan sumpah di Kuil Jogye pada 6 Mei 2026, menjelang hari ulang tahun Buddha.

Dalam upacara yang berlangsung di Kuil Jogye, Gabi mengenakan jubah Buddha tradisional dan kasaya, menyerupai biksu manusia, serta melipat tangannya selama ritual “sugye” yang menandai komitmen setia pada ajaran Buddha.

Robot ini dirancang untuk mematuhi Lima Sila Buddha, di antaranya melindungi kehidupan, tidak merusak robot atau properti lain, menghormati dan mematuhi manusia, menghindari perilaku menipu, serta menghemat energi dengan tidak mengisi daya berlebihan.

Kuil Jogye merupakan pusat keagamaan bagi Jogye Order, salah satu aliran Buddha terbesar di Korea, dan perayaan ulang tahun Buddha pada 24 Mei 2026 menjadi momen penting bagi umat.

Warga dan pemuka agama menyambut fenomena ini dengan antusias, melihatnya sebagai pertemuan antara teknologi dan spiritualitas, dan beberapa pihak menganggapnya langkah maju dalam integrasi robotik dalam kehidupan sehari-hari.

Gabi menjadi simbol inovasi, menandai bahwa mesin dapat terlibat dalam ritual keagamaan dan menantang batas antara manusia dan mesin, serta menyoroti peran robot dalam masyarakat modern.

Sehari sebelum upacara, Gabi mengikuti pelatihan program khusus untuk mematuhi etika Buddhis, di mana para insinyur mengatur sistem sensor dan algoritma yang memastikan robot dapat mengikuti perintah secara akurat.

Peristiwa ini menarik perhatian media internasional, memperlihatkan Korea Selatan sebagai pemain penting dalam pengembangan robotika etis dan menambah kisah positif tentang adopsi teknologi di kalangan tradisional.

Saat ini, Gabi masih beroperasi di Kuil Jogye, menjadi simbol persatuan teknologi dan agama, dan perkembangan selanjutnya diharapkan dilaporkan seiring berjalannya masa depan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.