Media Kampung – Pengendara mengantuk menabrak jembatan Ngumpak di Jombang, membuat sepeda listrik terjun ke sungai dan meninggal. Kecelakaan ini menyoroti bahaya lesu.

Insiden terjadi pada sekitar pukul 08.00 WIB Rabu (6/5) di jalan raya Desa Bawangan, Kecamatan Ploso. Sepeda listrik yang dikendarai Yuni Darmawati, 45 tahun, menabrak pembatas jembatan dan terjatuh ke sungai di atas Jembatan Ngumpak.

Kapolsek Ploso Kompol Achmad Chairuddin menjelaskan, “Sepeda listrik melaju dari arah timur ke barat. Saat melintasi jembatan, diduga pengendara mengantuk sehingga menabrak pembatas jembatan dan terjatuh ke sungai.”

Yuni, yang berasal dari Desa Kebonagung, Ploso, menyusul anaknya, MK, 15 tahun, seorang pelajar, ketika kejadian berlangsung. Saat menabrak jembatan, Yuni sempat tenggelam dan segera dilarikan ke RSUD Ploso, namun tidak dapat diselamatkan.

Berbeda dengan sang ibu, MK berhasil selamat karena mampu berenang. Ia dilarikan ke RSUD Ploso dan dinyatakan dalam kondisi stabil, meskipun mengalami luka ringan.

RSUD Ploso melaporkan bahwa Yuni mengalami luka parah akibat benturan dan terperangkap di dalam air. Proses pertolongan pertama dilakukan oleh petugas medis setempat sebelum akhirnya Yuni meninggal.

Polisi menegaskan bahwa faktor utama kecelakaan ini adalah pengendara mengantuk, usai pulang kerja si malam. Investigasi lebih lanjut sedang dilakukan dengan meminta keterangan saksi di lokasi kejadian.

Kecelakaan ini menimbulkan kerugian material yang diperkirakan sekitar Rp 200 ribu, termasuk kerusakan pada sepeda listrik dan infrastruktur jembatan.

Kasus ini menambah daftar panjang insiden sepeda listrik di wilayah Jawa Timur, di mana peningkatan penggunaan kendaraan listrik ini seringkali disertai kurangnya kesadaran akan keselamatan lalu lintas.

Kompol Achmad Chairuddin menegaskan pentingnya penegakan aturan dan edukasi pengendara untuk menghindari kecelakaan serupa di masa depan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.