Media Kampung – Empat anggota Blackpink – Jisoo, Lisa, Rosé, dan Jennie – muncul secara bersamaan di Met Gala 2026 yang digelar pada Senin, 4 Mei 2026, di The Metropolitan Museum of Art, New York. Kehadiran penuh tim menandai pertama kalinya grup K‑Pop tersebut menapaki karpet merah bersama, meski tidak berpose bersama pada foto resmi.
Met Gala tahun ini mengusung tema “Costume Art” dan dresscode “Fashion Is Art”, sejalan dengan pameran Costume Institute. Setiap anggota Blackpink menafsirkan tema lewat kolaborasi dengan rumah mode ternama: Jisoo bersama Dior, Jennie dengan Chanel, Rosé bersama Saint Laurent, dan Lisa bekerja sama dengan desainer avant‑garde Robert Wun.
Jisoo, yang juga menjadi brand ambassador Dior, mengenakan gaun berstruktur berwarna pink muda dengan kilau intens. Gaun tersebut dihiasi bordir bunga yang meniru taman, serta dilengkapi buket bunga besar sebagai aksesoris. Ia memadukan penampilan dengan kalung Cartier Grain de Cafe, menambah kesan romantis yang disebut Vogue sebagai “column gown”.
Rosé tampil dalam gaun strapless hitam dari Saint Laurent, memperlihatkan kontras tajam dengan rambut platinum blonde yang ikonik. Detail bros berbentuk burung di pinggang menegaskan konsep “Fashion Is Art”, sementara belahan rok yang tinggi menambah kesan bold. Perhiasan Tiffany & Co. melengkapi penampilannya, menegaskan kemewahan yang konsisten sejak debutnya di Met Gala 2021.
Lisa, yang kembali melangkah di karpet merah, memakai gaun putih berbentuk kristal karya Robert Wun. Desain unik menampilkan dua lengan tegak yang berfungsi sebagai penopang tudung transparan, menciptakan aura mistik. Menurut Vogue, lengan tersebut dibuat melalui pemindaian 3D dari lengan Lisa sendiri, menjadikan busana itu seperti patung hidup.
Jennie, sebagai brand ambassador Chanel, memilih gaun strapless berwarna biru metalik dengan ribuan sequins. Ia menyatakan dalam wawancara Vogue bahwa gaun tersebut mengandung sekitar 1.500 lembar sequins yang memerlukan 540 jam pengerjaan, menghasilkan siluet mermaid yang menyerupai putri duyung. Penampilannya menonjolkan ketenangan dan keanggunan yang selaras dengan estetika Chanel.
Walaupun keempat anggota tidak berfoto bersamaan, kehadiran mereka secara terpisah menegaskan kekuatan fashion Blackpink di panggung internasional. Met Gala 2026 menjadi panggung bagi grup tersebut untuk menampilkan interpretasi pribadi terhadap tema Costume Art, sekaligus memperkuat citra sebagai ikon gaya global.
Latar belakang Met Gala, yang dimulai pada tahun 1948, selalu menjadi ajang pertemuan antara seni, mode, dan selebriti. Tahun ini, tema “Costume Art” mengundang desainer untuk mengeksplorasi batas antara pakaian dan karya seni, yang terlihat jelas pada detail teknis gaun Lisa dan sequins Jennie. Kehadiran Blackpink menambah dimensi K‑pop pada tradisi Hollywood yang selama ini didominasi artis Barat.
Dengan debut penuh tim ini, Blackpink tidak hanya menambah catatan sejarah pribadi, tetapi juga memperluas jejak budaya Korea di dunia mode. Penggemar di seluruh dunia menantikan penampilan selanjutnya, sementara industri fashion mengamati bagaimana kolaborasi antar merek mewah dan ikon pop akan terus berkembang.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan