Media Kampung – Sapi qurban bernama “Kang Jo” dari Desa Sukosari, Kabupaten Lumajang, resmi terpilih menjadi hewan kurban Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada perayaan Iduladha 2026.

Berat mencapai 1.144 kilogram, hewan jenis metal cross ini dipelihara oleh peternak lokal Reyhan yang mengelola kawanan ternak di lahan keluarga.

Reyhan menekankan bahwa perawatan intensif sejak anak sapi masih berumur beberapa minggu menjadi faktor utama keberhasilan.

Pemilihan dilakukan oleh tim seleksi yang menilai standar kebersihan kandang, pola pakan, serta catatan kesehatan secara berkala.

Setiap hari, pakan diberikan dalam porsi terukur, mengandung konsentrasi protein dan mineral yang disesuaikan dengan fase pertumbuhan.

Kebersihan kandang dijaga ketat, dengan pembersihan rutin dan ventilasi yang memadai untuk menghindari stres pada hewan.

“Alhamdulillah sangat bangga dan senang, karena ini menjadi bentuk hasil usaha dan perawatan yang selama ini kami lakukan,” kata Reyhan pada Sabtu (23/5/2026).

Keberhasilan Kang Jo dianggap bukti bahwa peternak di daerah dapat menghasilkan ternak berkualitas sesuai standar nasional, bukan sekadar kuantitas.

Pemerintah Kabupaten Lumajang menyambut baik pencapaian ini, berharap dapat menjadi contoh bagi peternak lain untuk meningkatkan praktik budidaya.

Dalam sambutannya, pejabat daerah menekankan pentingnya pelatihan teknis dan akses ke pakan berkualitas sebagai langkah lanjutan.

Penunjukan sapi qurban ini juga menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mengedepankan kualitas hewan kurban, sejalan dengan program peningkatan produktivitas peternakan.

Para peternak lain menyatakan motivasi baru untuk memperbaiki manajemen kandang dan memperhatikan aspek kesehatan secara lebih sistematis.

Dengan Iduladha yang akan datang, Kang Jo siap menjadi simbol dedikasi peternak Lumajang dalam menyambut tradisi qurban yang penuh makna.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.