Media Kampung, Singaraja — Pemerintah Kabupaten Buleleng berkomitmen memperkuat layanan kemanusiaan dengan merencanakan penambahan armada ambulans dan sarana operasional bagi Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Buleleng. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang kemanusiaan dan kebencanaan.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, saat menyerahkan satu unit mobil operasional kepada PMI Kabupaten Buleleng, Rabu 8 Juli 2026. Menurutnya, tingginya aktivitas PMI perlu diimbangi dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai.
“Intensitas kegiatan PMI cukup tinggi, tetapi sarana prasarananya masih harus dilengkapi. Tahun depan kami rencanakan kembali memberikan bantuan, termasuk tambahan ambulans untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat,” ujar Sutjidra.
Sutjidra menilai kebutuhan ambulans di Buleleng terus meningkat, baik untuk pelayanan pasien maupun pengantaran jenazah hingga ke luar daerah. Selama ini, PMI dinilai menjadi lembaga yang selalu siap memberikan pelayanan kemanusiaan tanpa mengenal batas wilayah.
“Permintaan penggunaan ambulans sangat tinggi. Untuk pengantaran jenazah antar kota bahkan antar pulau, PMI selalu siap menjalankan tugas kemanusiaan. Saat terjadi bencana pun, PMI menjadi organisasi yang paling awal hadir membantu masyarakat,” katanya.
Selain pelayanan kemanusiaan, PMI Kabupaten Buleleng juga aktif membina generasi muda melalui Palang Merah Remaja (PMR) di tingkat SMA maupun perguruan tinggi. Buleleng juga menjadi daerah dengan aktivitas donor darah yang tinggi sehingga membutuhkan dukungan operasional yang semakin memadai.
Bupati berharap penambahan armada dan fasilitas operasional dapat meningkatkan kecepatan serta kualitas pelayanan PMI kepada masyarakat. Dukungan tersebut juga diharapkan memperkuat kesiapsiagaan PMI dalam menghadapi berbagai kondisi darurat dan kegiatan kemanusiaan di Kabupaten Buleleng.























Tinggalkan Balasan