Media Kampung, Singaraja — Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) terus memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan di Desa Wisata Panji, Kabupaten Buleleng. Program pengabdian kepada masyarakat yang berlangsung sejak 2022 itu berhasil meningkatkan kapasitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Program yang didukung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) bersama Undiksha tersebut menjadi bagian dari implementasi semangat Diktisaintek Berdampak. Pendampingan difokuskan pada pengembangan sumber daya manusia, pengelolaan homestay, serta penyusunan paket wisata berbasis potensi desa.
Ketua Tim Pengabdian Undiksha, Dr. Nyoman Dini Andiani, mengatakan masyarakat memperoleh pelatihan bahasa Inggris praktis, pengembangan homestay berbasis masyarakat, hingga penyusunan paket wisata. Saat ini, Desa Wisata Panji telah memiliki 10 homestay dengan sekitar 20 kamar yang menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat.
“Keberhasilan desa wisata tidak hanya dilihat dari jumlah kunjungan wisatawan, tetapi dari kemampuan masyarakat menjadi pelaku utama yang memperoleh manfaat ekonomi secara berkelanjutan,” ujar Nyoman Dini Andiani.
Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Tani Tulus Bakti, Komang Mariani, mengaku pendampingan dari Undiksha telah meningkatkan kepercayaan diri masyarakat dalam melayani wisatawan. Menurutnya, pelatihan yang diberikan membuat warga lebih siap berkomunikasi dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pengunjung.
“Pelatihan dari Undiksha membuat kami lebih percaya diri berkomunikasi dan memberikan pelayanan kepada wisatawan,” kata Komang Mariani.
Perbekel Desa Panji, Made Mangku Ariawan, mengapresiasi kolaborasi antara Undiksha, Kemendiktisaintek, dan masyarakat dalam mengembangkan Desa Wisata Panji. Menurutnya, sinergi tersebut mampu memperkuat kapasitas masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru yang berkelanjutan bagi desa.























Tinggalkan Balasan