Media KampungUKM-K Dolanan dari Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember berhasil meraih juara tiga dalam ajang National Dance Competition yang digelar awal tahun ini. Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras dan metode latihan unik yang diterapkan oleh kelompok tersebut.

Dalam persiapannya, para anggota UKM-K Dolanan kerap berlatih tanpa iringan musik untuk meningkatkan kepekaan terhadap gerakan dan penghayatan tari. Mereka menekankan pentingnya rasa dalam tarian, bukan hanya mengikuti ritme musik. Metode ini membantu setiap penari memahami alur gerak dan membangun keterhubungan antar anggota tanpa bergantung pada musik eksternal.

Konsep utama yang diusung oleh UKM-K Dolanan adalah keberagaman budaya Indonesia. Mereka menggabungkan unsur tarian dari delapan daerah berbeda dalam satu pertunjukan yang menyatu menjadi cerita harmonis tentang Indonesia yang beragam namun tetap kompak. “Konsepnya keberagaman, jadi tiap gerakan itu mewakili karakter daerah yang berbeda, tapi tetap disatukan dalam satu alur yang utuh,” ujar Diah Ayuk Wulandari, salah satu anggota tim.

Selain latihan fisik, evaluasi terbuka menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran mereka. Setiap anggota saling memberi masukan untuk memperbaiki gerakan dan memperkuat kebersamaan. Sesi simulasi pertunjukan juga rutin dilakukan agar kesiapan mental dan fisik terjaga saat tampil di panggung.

Perjalanan UKM-K Dolanan tidak selalu mudah, mereka menghadapi tantangan berupa jadwal kuliah yang padat, rasa lelah, hingga tekanan mental. Namun, semangat kebersamaan dan dukungan antar anggota menjadi kunci utama agar tetap bertahan dan fokus pada tujuan bersama.

Diah juga menekankan bahwa tari bukan hanya sekadar pertunjukan, melainkan bahasa universal yang merefleksikan identitas budaya dan sarana menyampaikan kisah. Ia percaya generasi muda memiliki peran penting dalam melestarikan seni tari melalui inovasi dan media sosial agar lebih dekat dengan masyarakat.

Keberhasilan UKM-K Dolanan meraih juara tiga dalam National Dance Competition tidak hanya menjadi pencapaian prestasi, tetapi juga mengukuhkan pesan besar bahwa keberagaman Indonesia mampu dipersatukan melalui bahasa tari. Melalui karya mereka, UKM-K Dolanan Universitas Jember menampilkan harmonisasi budaya yang menginspirasi dan memperkuat rasa persatuan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.