Media Kampung – Pemerintah pusat menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi selesai pada akhir Juni 2026. Progres pembangunan sekolah modern berstandar internasional itu kini telah mencapai 77 persen.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meninjau langsung proyek yang berdiri di atas lahan seluas 7 hektar milik Pemkab Banyuwangi pada Senin, 7 Juni 2026. Ia berharap seluruh pekerjaan rampung tepat waktu dan segera bisa digunakan anak-anak.
Saat ini, Sekolah Rakyat di Banyuwangi menempati dua lokasi sementara, yakni di Balai Diklat milik Pemkab Banyuwangi di Kecamatan Licin dan kompleks Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kecamatan Muncar.
Sekolah Rakyat dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dengan konsep modern. Kompleks pendidikan ini mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA dengan kapasitas sekitar 1.000 siswa.
Manajemen Konstruksi proyek, Johansyah, menyatakan percepatan pembangunan terus dilakukan. Total ruang belajar yang dibangun mencapai 38 rombongan belajar (rombel), terdiri dari 18 rombel SD, sembilan rombel SMP, dan sembilan rombel SMA.
Berbagai fasilitas penunjang pembelajaran juga dibangun, meliputi gedung sekolah SD, SMP, SMA masing-masing dua lantai, asrama putra-putri tiap jenjang, dan rusun guru. Selain itu, terdapat gedung serbaguna, masjid, gedung ibadah, dapur, kantin SD, SMP, SMA, guest house, lapangan upacara, lapangan sepak bola, lapangan basket, jogging track, rumah genset, TPS, green house, rumah pompa, gudang perawatan, pos jaga, instalasi limbah dapur, parkir mobil, parkir motor, gerbang, dan signage.
Johansyah menambahkan, progres masing-masing pekerjaan bangunan seperti asrama, gedung, dan fasilitas penunjang berkisar 75 hingga 80 persen. Target penyelesaian seluruh pekerjaan adalah 20 Juni 2026.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan