Media Kampung – Enzo Maresca, pelatih anyar Manchester City, menegaskan dirinya tidak akan sekadar meniru gaya permainan Pep Guardiola. Meski pernah menjadi asisten Guardiola dan kini menggantikannya di Etihad Stadium, pelatih asal Italia itu ingin membangun identitasnya sendiri bersama The Citizens.
Filosofi Berbeda
Maresca menyatakan setiap pelatih memiliki cara kerja dan pandangan berbeda terhadap sepak bola. “Saya rasa setiap pelatih berbeda, baik dalam cara bekerja sehari-hari maupun pendekatan terhadap pertandingan. Saya tidak percaya pada konsep menjiplak. Saya melihat sepak bola dengan cara yang berbeda dari pelatih sebelumnya,” ujar Maresca di laman resmi klub.
Pernyataan ini menjadi sinyal bahwa Manchester City akan tetap mempertahankan standar tinggi, tetapi dengan sentuhan filosofi baru yang dibawa sang pelatih.
Hubungan dengan Guardiola
Maresca bukan sosok asing bagi Manchester City. Ia pernah menjadi asisten Pep Guardiola pada musim 2022-2023 sebelum melanjutkan karier sebagai pelatih kepala. Meski kini mengambil alih kursi yang ditinggalkan mentornya, Maresca mengungkapkan hubungan mereka tetap terjalin baik. Ia mengaku masih rutin berkomunikasi dengan Guardiola sejak pelatih asal Spanyol itu meninggalkan Etihad Stadium.
“Dia pantas menikmati waktunya untuk beristirahat. Sementara itu, saya harus fokus menjalankan pekerjaan saya sendiri,” katanya.
Fokus Membangun Tim
Maresca datang ke Etihad dengan modal prestasi impresif. Dalam 18 bulan menangani Chelsea, ia berhasil mempersembahkan gelar Conference League 2024-2025 dan Piala Dunia Antarklub. Meski memahami ekspektasi besar untuk langsung membawa Manchester City meraih trofi, Maresca memilih fokus membangun tim secara bertahap.
“Pada akhirnya, kami ingin meraih gelar. Tetapi saat ini, saya hanya fokus pada apa yang harus dilakukan hari ini,” tutur pelatih berusia 46 tahun tersebut.















Tinggalkan Balasan