Media Kampung, Jakarta – Presiden Tiongkok, Xi Jinping, memulai kunjungan resmi ke India pada Sabtu 12 September 2026 untuk menghadiri BRICS Summit 2026 di Bharat Mandapam, Delhi. Pertemuan dua hari ini menampilkan agenda utama seperti sesi tertutup tentang tata kelola global inklusif, pameran inovasi Bharat Innovates, serta jamuan makan malam bersama Perdana Menteri Narendra Modi. Keamanan ketat melibatkan lebih dari 25.000 personel, termasuk polisi Delhi, pasukan CAPFs, dan komando NSG, untuk melindungi para pemimpin dunia selama acara.

Sementara itu, ketegangan di Timur Tengah terus memanas. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengkritik keras Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, karena menggunakan peringatan 25 tahun serangan 9/11 untuk membenarkan aksi militer terhadap Iran. Baqaei menilai narasi tersebut penuh kontradiksi, menyoroti bahwa serangan sipil tidak dapat dibenarkan sekaligus mengklaim otoritas tunggal atas definisi terorisme. Di sisi lain, pejabat senior Pentagon, Michael Duffey, menekankan kebutuhan mendesak Kongres untuk menyetujui dana $1,5 triliun guna memperkuat persediaan senjata pertahanan udara dan serangan mendalam yang telah banyak dipakai dalam konflik Iran.

Baca juga:

Di tanah air, dunia sepak bola Indonesia bersiap menyaksikan derby klasik antara Persija dan Persib pada Sabtu sore, 12 September 2026, pukul 15.30 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Pertandingan yang diprediksi sengit ini menjadi sorotan utama karena menampilkan dua klub terbesar dengan basis suporter yang besar. Kedua tim diperkirakan akan menampilkan strategi ofensif, sementara atmosfer di stadion diprediksi akan dipenuhi dukungan suara keras dari para pendukung.

Baca juga:

Berbagai peristiwa ini menegaskan dinamika politik, keamanan, dan olahraga yang berlangsung secara simultan, memberikan gambaran kompleks tentang situasi regional dan internasional pada akhir tahun 2026.

Baca juga: