Media Kampung – Mayat pria ditemukan di Sungai Balok, Banyuwangi pada sore hari Rabu 6 Mei 2026 menimbulkan kepanikan warga setempat karena korban, seorang pria berusia 65 tahun bernama Hanipan, ditemukan mengapung setelah sebelumnya dilaporkan hilang satu hari sebelumnya oleh keluarganya.
Saksi yang sedang memancing di aliran Sungai Balok melihat tubuh tak bergerak pada pukul 16.30 WIB, lalu segera menghubungi warga sekitar dan melaporkan temuan tersebut kepada Polsek Banyuwangi; laporan itu mempercepat kedatangan petugas kepolisian ke lokasi.
Keluarga korban mengajukan laporan kehilangan pada Selasa 5 Mei 2026 karena tidak ada kontak dengan Hanipan sejak pagi hari, serta menyatakan bahwa korban menderita penyakit usia dan kondisi fisik yang lemah sehingga rentan terhadap kecelakaan.
Polisi menilai bahwa kondisi kesehatan Hanipan dapat memperparah risiko jatuh, mengingat rumahnya terletak berdekatan dengan tepi Sungai Balok; AKP Hendry menambahkan bahwa kemungkinan korban terpeleset dari area belakang rumah ke aliran sungai sangat tinggi karena permukaan tanah yang licin setelah hujan.
Pemeriksaan medis sementara tidak menemukan luka tusuk, goresan, atau tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban, sehingga hasil tersebut menguatkan dugaan awal bahwa kematian terjadi karena kecelakaan alami tanpa intervensi pihak lain.
Tim forensik mencatat bahwa tidak ada barang bukti yang mengindikasikan tindakan kriminal, sehingga penyelidikan difokuskan pada faktor lingkungan dan kesehatan korban, namun polisi tetap membuka penyelidikan untuk menyingkap semua kemungkinan yang belum tereliminasi.
Jenazah Hanipan kemudian dievakuasi menggunakan perahu kepolisian dan diserahkan kepada keluarga pada sore yang sama, dan keluarga memutuskan pemakaman sesuai tradisi setempat di pemakaman desa Kebalenan dengan prosesi sederhana.
Polsek Banyuwangi mengimbau warga yang tinggal di pinggir sungai untuk lebih berhati-hati, terutama pada malam hari dan musim hujan, serta menekankan pentingnya melaporkan orang hilang sesegera mungkin agar pencarian dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.
Kasus ini menambah daftar kecelakaan di wilayah perairan kecil Banyuwangi, mengingat beberapa insiden serupa pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya; masyarakat diharapkan tetap waspada, memperhatikan kondisi kesehatan pribadi, serta menjaga keamanan lingkungan sekitar untuk mencegah tragedi serupa terulang kembali.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan