Media Kampung – Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Bulak, Surabaya, menggelar Dialog Kebangsaan dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno 2026. Acara bertema “Menggali Api Pemikiran Bung Karno untuk Kedaulatan Bangsa di Era Digital” ini berlangsung pada Jumat, 19 Juni 2026, dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk kader partai, tokoh agama, perwakilan nelayan, karang taruna, dan akademisi.
Dialog Kebangsaan ini menjadi ruang refleksi untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila, nasionalisme, dan literasi digital di tengah tantangan zaman. Dalam sambutannya, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Ir. H. Armuji, menegaskan bahwa Bulan Bung Karno bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk menanamkan kembali semangat perjuangan Bung Karno. “Tugas kita adalah menerjemahkan nilai-nilai Pancasila dan gotong royong dalam menghadapi era digital tanpa kehilangan jati diri bangsa,” ujar Armuji.
Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Bulak, Abdul Ghoni Mukhlas Niam, menyampaikan bahwa dialog ini bertujuan menghidupkan kembali api pemikiran Bung Karno agar tetap relevan. “Kami ingin generasi muda memahami bahwa nilai-nilai Pancasila, gotong royong, dan berdikari bukan hanya sejarah, tetapi pedoman menghadapi tantangan digital,” jelasnya. Kehadiran tokoh masyarakat, NU, dan nelayan menunjukkan semangat kebersamaan dalam memperkuat persatuan.
Dua narasumber hadir dalam dialog ini. H. Syaifuddin Zuhri, Ketua DPRD Kota Surabaya, memaparkan peran DPRD dalam menjaga semangat kebangsaan melalui kebijakan daerah yang berpihak pada rakyat. Ia menekankan pentingnya legislasi, penganggaran, dan pengawasan yang adaptif terhadap perubahan sosial di era digital. Sementara itu, Rojil Nugroho Bayu Aji, dosen Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Surabaya (UNESA) sekaligus Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Surabaya, mengajak peserta merefleksikan relevansi pemikiran Bung Karno. Menurutnya, kedaulatan bangsa kini mencakup kedaulatan informasi, budaya, ekonomi, dan teknologi. “Generasi muda harus menjadi pelaku perubahan dengan karakter kuat, berideologi Pancasila, dan memanfaatkan teknologi untuk memperkuat persatuan, bukan perpecahan,” tegas Rojil.
Melalui kegiatan ini, PAC PDI Perjuangan Kecamatan Bulak berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang pendidikan politik dan ideologi Pancasila yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. Semangat Bulan Bung Karno diharapkan menjadi gerakan bersama untuk memperkuat persatuan, membangun karakter kebangsaan, dan melahirkan generasi yang mampu memanfaatkan kemajuan teknologi dengan tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila dan cita-cita Indonesia yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan