Media Kampung – Forum Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri se-Indonesia (FORWAREK) menggelar Dialog Kolaborasi Kebangsaan pada 25 Mei 2026 yang dipandu oleh Universitas Diponegoro (UNDIP) sebagai tuan rumah. Acara daring ini dihadiri jajaran pengurus FORWAREK dari berbagai PTN dan ISI di seluruh Indonesia, serta Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si. Dialog ini mengangkat tema “Peningkatan Kolaborasi dan Konsorsium BRIN-PTN” sebagai upaya memperkuat hilirisasi riset dan inovasi nasional.
Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., membuka secara resmi kegiatan tersebut dengan menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan BRIN agar kolaborasi tidak hanya berhenti pada dokumen formal, melainkan menghasilkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ia mengingatkan bahwa persaingan antar perguruan tinggi harus dibarengi dengan semangat kerja sama untuk meningkatkan mutu pendidikan dan riset di Indonesia. Kepemimpinan, menurutnya, harus diwujudkan dalam tindakan nyata tanpa menunggu posisi tertentu.
Dalam sambutannya, Prof. Suharnomo juga mengutip pepatah “Your networking is your currency” untuk menegaskan bahwa jejaring kerja sama merupakan aset penting bagi pengembangan perguruan tinggi di masa depan. Forum FORWAREK sendiri dinilai sebagai wadah strategis bagi para wakil rektor untuk menginisiasi kolaborasi yang memberi dampak positif bagi ekosistem riset nasional.
Ketua Panitia FORWAREK sekaligus Wakil Rektor Riset dan Inovasi UNDIP, Wijayanto, S.IP., M.Si., Ph.D., menjelaskan bahwa saat ini perguruan tinggi tidak hanya dituntut menghasilkan publikasi ilmiah, melainkan juga harus mampu melakukan hilirisasi riset yang berkontribusi pada pembangunan nasional. Dialog ini bertujuan mempercepat kolaborasi dan membangun konsorsium antara BRIN dan perguruan tinggi negeri serta institut seni seluruh Indonesia. Ia menegaskan kerja sama tersebut harus didasarkan pada kepercayaan dan visi bersama untuk menjawab persoalan nyata di masyarakat, bukan sekadar formalitas administrasi.
Ketua FORWAREK, Dr. Ruslan H.S. Tawari, S.Pi., M.Si., mengapresiasi kehadiran anggota dari berbagai daerah yang menunjukkan komitmen tinggi dalam memperkuat jejaring riset nasional. Ia menegaskan kesiapan forum untuk memfasilitasi langkah-langkah konkret yang memperkuat ekosistem inovasi sekaligus mendukung transformasi pendidikan tinggi yang dinamis di Indonesia.
Sesi utama dialog menghadirkan Kepala BRIN, Prof. Dr. Arif Satria, yang memaparkan strategi peningkatan kolaborasi dan konsorsium antara BRIN dan PTN. Ia menegaskan bahwa masa depan ekonomi Indonesia sangat bergantung pada penguatan riset, teknologi, dan kewirausahaan. Data Global Innovation Index menunjukkan korelasi positif antara tingkat inovasi dengan pertumbuhan ekonomi dan peringkat perguruan tinggi di dunia.
Prof. Arif mengemukakan rencana BRIN untuk membangun ‘Rumah Inovasi Indonesia’ sebagai pusat layanan terpadu bagi pengembangan bisnis teknologi, inkubator startup, serta akses ke investor. Selain itu, ‘Rumah Inovasi Daerah’ yang melibatkan perguruan tinggi diharapkan dapat memperkuat ekosistem inovasi lokal sehingga riset dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata di tingkat daerah.
Kepala BRIN juga menguraikan tiga fase peran perguruan tinggi, yakni Teaching University yang fokus pada penyediaan lulusan siap kerja, Research University yang mengutamakan penciptaan pengetahuan melalui riset, dan Innovation University yang menekankan keterlibatan industri serta pengembangan riset terapan. Pergeseran menuju Innovation University dianggap krusial untuk meningkatkan kontribusi riset bagi kemajuan industri dan perekonomian nasional.
Dialog Kolaborasi Kebangsaan FORWAREK 2026 ini diharapkan menjadi langkah awal yang mendorong aksi nyata berkelanjutan dalam memperkuat kemitraan strategis antara BRIN dan perguruan tinggi negeri di Indonesia. UNDIP berkomitmen untuk terus memfasilitasi dan mendorong kolaborasi yang mendukung visi besar riset nasional demi kemajuan pendidikan tinggi dan kesejahteraan masyarakat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan