Media Kampung – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) mengklarifikasi mengenai pencoretan Cathlyn Yvaine Lesmana, siswi SMAS Cerdas Bangsa Makassar, dari daftar calon Paskibraka Nasional. Meskipun sebelumnya ia diharapkan mewakili Sulsel, Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin, menegaskan bahwa proses seleksi berlangsung transparan dan tidak ada pengumuman resmi tentang peserta yang terpilih hingga saat ini.

Bustanul menanggapi isu yang viral di media sosial terkait pergantian peserta, yang dianggap tidak sesuai dengan mekanisme seleksi yang ada. Ia meminta agar keberatan terkait hasil seleksi disampaikan melalui jalur resmi dan bukan melalui media sosial. Menurutnya, proses seleksi Paskibraka harus berlangsung objektif dan adil.

Selain itu, Cathlyn Yvaine juga sempat menjadi sorotan karena mendapatkan tawaran beasiswa kuliah dari Perhimpunan Indonesia-Tionghoa (INTI). Tawaran ini muncul setelah namanya menjadi kontroversial dalam polemik seleksi calon Paskibraka. Sekretaris Jenderal INTI, Hardy Stefanus, menyatakan bahwa pihaknya sangat memperhatikan proses seleksi yang seharusnya berjalan adil dan transparan.

Sementara itu, Bustanul Arifin menegaskan bahwa nilai akumulasi peserta yang dipilih untuk mewakili Sulsel lebih tinggi dibandingkan dengan Cathlyn. Ia membantah adanya diskriminasi dalam seleksi dan menekankan pentingnya komunikasi yang baik agar tidak terjadi kesalahpahaman di masyarakat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.