Media Kampung – Gresik, 18 Juni 2026 – Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, resmi melantik 126 anggota Pramuka Garuda tahun 2026 dalam sebuah upacara yang digelar di Gedung Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Gresik, Rabu, 17 Juni 2026. Pelantikan ini diikuti oleh peserta dari berbagai golongan, mulai dari Siaga, Penggalang, Penegak, hingga Pandega. Hadir dalam acara tersebut Ketua Harian Kwarcab Gresik Andy Hendro Wijaya, para pembina, serta orang tua peserta.
Dalam sambutannya, Asluchul Alif yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Gresik, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para Pramuka yang berhasil meraih predikat Pramuka Garuda. Menurutnya, gelar ini merupakan pencapaian tertinggi dalam jenjang pendidikan kepramukaan yang diraih melalui proses panjang dan penuh dedikasi. “Jadikan momen pelantikan ini sebagai semangat baru bagi generasi muda untuk terus berkomitmen membangun Kabupaten Gresik yang lebih baik,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis, 18 Juni 2026.
Alif menjelaskan, untuk menjadi Pramuka Garuda, setiap peserta didik harus melalui berbagai tahapan pembinaan, memenuhi syarat kecakapan umum dan khusus, menunjukkan keteladanan, memiliki kepedulian sosial, serta mampu menerapkan keterampilannya dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah perguruan tinggi di Indonesia telah memberikan apresiasi terhadap prestasi Pramuka Garuda sebagai nilai tambah dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru. “Mudah-mudahan pengakuan ini dapat terus diperkuat dan diterapkan secara lebih luas, termasuk pada jenjang pendidikan dasar dan menengah,” katanya.
Di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, Alif menekankan pentingnya generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, integritas tinggi, jiwa kepemimpinan, semangat gotong royong, dan rasa cinta tanah air. “Saya berharap adik-adik Pramuka Garuda mampu menjadi agen perubahan yang membawa manfaat, inspirasi, dan solusi di mana pun berada, serta menjadi calon pemimpin masa depan,” tuturnya.
Penyematan tanda Pramuka Garuda, lanjut Alif, bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah bagi para penerima. Mereka diharapkan menjaga nama baik Pramuka, menjadi teladan, mengembangkan diri, dan bermanfaat bagi masyarakat. Pada kesempatan itu, Alif juga mengapresiasi para pembina Pramuka, Kamabigus, Majelis Pembimbing, dan orang tua peserta. Dukungan mereka dinilai berperan penting dalam mengantarkan peserta meraih tingkatan Pramuka Garuda. “Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama yang luar biasa antara peserta didik, keluarga, sekolah, dan Gerakan Pramuka. Mari jadikan pelantikan ini sebagai momentum untuk memperkuat tekad, meningkatkan kualitas diri, serta menumbuhkan semangat berkarya demi agama, bangsa, dan negara,” pungkasnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan