Media Kampung – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada penutupan sesi I perdagangan Kamis, 4 Juni 2026, dengan penurunan signifikan sebesar 3,48 persen ke level 5.734,256. Pelemahan IHSG ini diiringi oleh tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang terus melemah hingga mencapai Rp 18.042 per dolar AS pada pukul 12.00 WIB berdasarkan data Bloomberg.

Data dari RTI Business menunjukkan bahwa IHSG ditutup turun 206,8 poin dengan nilai transaksi mencapai Rp 12,74 triliun. Volume perdagangan tercatat sebanyak 22,84 miliar lembar saham dengan frekuensi 1,38 juta kali. Pelemahan terjadi di tengah sentimen negatif yang melanda bursa Asia secara umum.

Top Gainers dan Top Losers

Beberapa saham mencatatkan kenaikan tertinggi (top gainers) pada sesi I, antara lain ESTI (Ever Shine Tex) yang naik 34 poin (31,78%) ke 141, MGNA (Magna Investama Mandiri) naik 22 poin (26,51%) ke 105, ALKA (Alakasa Industrindo) naik 110 poin (18,03%) ke 720, BELL (Trisula Textile Industries) naik 15 poin (16,13%) ke 108, dan BOGA (Apollo Global Interactive) naik 140 poin (11,57%) ke 1.350.

Sementara itu, saham-saham yang menjadi top losers antara lain MPRO (Maha Properti Indonesia) turun 1.350 poin (15,00%) ke 7.650, WEHA (WEHA Transportasi Indonesia) turun 25 poin (14,97%) ke 142, KJEN (Krida Jaringan Nusantara) turun 23 poin (14,94%) ke 131, ARKO (Arkora Hydro) turun 765 poin (14,93%) ke 4.360, dan ICON (Island Concepts Indonesia) turun 17 poin (14,91%) ke 97.

Top Value dan Top Volume

Berdasarkan nilai transaksi, saham BBCA (Bank Central Asia) menjadi yang teratas dengan nilai Rp 1,69 triliun, diikuti TPIA (Chandra Asri Pacific) Rp 987,14 miliar, BBRI (Bank Rakyat Indonesia) Rp 731,11 miliar, BMRI (Bank Mandiri) Rp 658,05 miliar, dan DSSA (Dian Swastatika Sentosa) Rp 490,90 miliar.

Dari sisi volume perdagangan, saham BUMI (Bumi Resources) memimpin dengan 29,22 juta lembar, disusul BIPI (Astrindo Nusantara Infrastruktur) 14,87 juta lembar, DSSA 7,88 juta lembar, BNBR (Bakrie Brothers) 6,95 juta lembar, dan DEWA (Darma Henwa) 6,92 juta lembar.

Bursa Asia Kompak Melemah

Pelemahan IHSG sejalan dengan pergerakan bursa saham di kawasan Asia yang kompak turun pada siang hari ini. Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 1,39% ke 67.460,73, Indeks Hang Seng di Hong Kong turun 1,40% ke 25.276,02, Indeks SSE Composite di China turun 0,43% ke 4.066,56, dan Indeks Straits Times di Singapura turun 1,40% ke 5.066,69.

Kondisi ini menunjukkan tekanan jual yang meluas di pasar regional, dipengaruhi oleh faktor eksternal dan domestik. Pelemahan rupiah turut memperberat sentimen investor terhadap aset berbasis rupiah.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.