Media KampungJembatan Sawunggaling di Surabaya kini menjadi primadona wisata malam berkat gemerlap lampu warna-warni yang memanjakan mata. Jembatan gantung (cable-stayed) ini menghubungkan Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) dengan area Kebun Binatang Surabaya (KBS).

Sore hari hingga malam, struktur megah jembatan ini dihiasi lampu hias canggih. Sorotan lampu berkilau berganti warna mulai ungu, biru, hingga kemerahan berpadu indah dengan tiang pancang utama yang menjulang tinggi. Pemandangan tersebut membuat kawasan ini selalu ramai dikunjungi warga lokal dan wisatawan.

Di bagian depan jembatan, tulisan ikonik “Jembatan Sawunggaling” dengan kombinasi warna kuning dan merah menyala menjadi latar belakang favorit untuk berswafoto (selfie). Rian, salah satu warga setempat, mengaku sengaja mampir sepulang kerja untuk berfoto. “Lampunya bagus banget kalau malam, suasananya juga asyik buat nongkrong santai,” ujarnya.

Bukan hanya remaja yang berburu foto estetik untuk media sosial. Area pedestrian di sekitar jembatan juga ramah bagi keluarga yang ingin mengajak anak-anak menikmati angin malam Kota Surabaya. Secara arsitektur, Jembatan Sawunggaling dirancang tidak hanya untuk mengurai kemacetan dan mengintegrasikan moda transportasi di Joyoboyo, tetapi juga memiliki nilai estetika tinggi sebagai destinasi wisata kota (urban tourism).

Bagi Anda yang berada di Surabaya dan bingung mencari tempat menghabiskan waktu malam tanpa merogoh kocek dalam-dalam, menikmati kemegahan lampu Jembatan Sawunggaling bisa menjadi pilihan yang tepat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.