Media Kampung – Toyota Racing akan melakukan demonstrasi publik pertama dari TR LH2 Racing Prototype, mobil balap prototipe bertenaga hidrogen cair, di Circuit de la Sarthe, Prancis, pada pekan balap Le Mans 24 Hours edisi ke-94. Langkah ini menjadi tonggak penting bagi pabrikan Jepang tersebut dalam mempercepat pengembangan teknologi nol emisi di arena motorsport global.
Keistimewaan TR LH2 Racing Prototype terletak pada sasisnya yang diadopsi dari TR010 HYBRID, hypercar andalan Toyota yang akan bersaing di kelas utama Le Mans pada 13-14 Juni mendatang. Dengan menggabungkan sasis berstandar juara dunia dan sistem penggerak emisi nol, Toyota ingin membuktikan bahwa performa tinggi dan kelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan.
Mobil prototipe ini dijadwalkan melahap sirkuit sepanjang 13,626 kilometer dalam dua sesi demonstrasi, yaitu pada Kamis, 11 Juni pukul 12.50 waktu setempat, dan Sabtu, 13 Juni pukul 12.45 waktu setempat, tepat sebelum balapan 24 jam dimulai. Kehadiran TR LH2 akan menghadirkan suara mesin pembakaran hidrogen yang khas serta sensasi kecepatan bagi para penggemar.
Eksperimen Toyota dengan bahan bakar hidrogen di dunia balap sudah dimulai sejak 2021 melalui tim Rookie Racing yang menurunkan ORC ROOKIE GR Corolla H2 Concept berbahan bakar hidrogen gas di Japanese Super Taikyu, lalu beralih ke hidrogen cair pada 2023. Di WRC, GR Yaris H2 pernah ditampilkan di Reli Ypres 2022, dan GR Yaris Rally2 H2 Concept di Reli Finlandia 2025 serta Reli Monte-Carlo tahun ini.
Tahun ini, Toyota Racing mengambil langkah lebih matang dengan versi prototipe siap jalan. Sebelum demonstrasi di lintasan, TR LH2 Racing Prototype akan dipajang di area Hydrogen Village yang dibuka untuk umum pada Rabu, 10 Juni. Zona pameran ini menampilkan visualisasi kendaraan dan edukasi interaktif, menegaskan komitmen Toyota dalam membangun ekosistem hidrogen global melalui tantangan balap ketahanan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan