Media Kampung – Layvin Kurzawa resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Persib Bandung setelah lima bulan memperkuat klub berjuluk Maung Bandung tersebut pada musim Super League 2025/2026. Bek asal Prancis ini hanya tampil dalam sembilan pertandingan dengan total bermain selama 165 menit, namun menerima gaji fantastis sekitar Rp13 miliar selama masa kontraknya.
Kurzawa bergabung dengan Persib pada Januari 2026 sebagai pemain tambahan untuk memperkuat klub menghadapi jadwal padat, termasuk kompetisi Super League dan AFC Champions League Two (ACL 2). Ia tampil dalam tujuh laga Super League dan dua pertandingan ACL 2. Meski kontribusinya di lapangan terbatas, Kurzawa memberikan dampak positif dengan membantu Persib meraih gelar juara Super League 2025-2026.
Dalam pesan perpisahannya di media sosial, Kurzawa menyampaikan rasa terima kasih kepada Persib, Bobotoh, dan semua pihak yang telah membuatnya merasa diterima sejak hari pertama. Ia mengaku senang dan betah selama berkarier di Indonesia, menyebut pengalaman tersebut sangat berkesan baik secara profesional maupun pribadi.
“Lima bulan terakhir di Indonesia sungguh istimewa. Saya menemukan negara yang luar biasa, klub penuh gairah, dan para suporter yang menakjubkan,” ungkap Kurzawa. Ia juga menyatakan keinginannya untuk melanjutkan kerja sama, namun memahami bahwa keputusan akhir ada pada klub dan dinamika sepak bola profesional.
Meski hanya bermain selama 165 menit, gaji sekitar Rp13 miliar yang diterima Kurzawa selama lima bulan itu menjadi sorotan. Rata-rata Persib mengeluarkan biaya sekitar Rp2,6 miliar per bulan untuk jasa bek berusia 33 tahun ini, yang sebelumnya memperkuat klub-klub besar seperti Paris Saint-Germain (PSG) dan Fulham.
Kurangnya menit bermain Kurzawa disebabkan oleh beberapa kendala fisik dan adaptasi dengan intensitas permainan di Indonesia yang terbilang tinggi. Pada awal kedatangannya, stamina Kurzawa sempat mendapat kritik karena terlihat kesulitan mengikuti tempo pertandingan.
Keputusan Persib untuk tidak memperpanjang kontrak Kurzawa di akhir musim ini menjadi bagian dari strategi klub dalam mengelola skuad menghadapi kompetisi musim depan. Meski begitu, kehadiran Kurzawa selama lima bulan memberikan warna tersendiri dan pengalaman berharga bagi Persib dan para penggemarnya.
Dengan berakhirnya masa kontrak Kurzawa, Persib kini fokus merancang komposisi pemain baru yang lebih kompetitif untuk menghadapi tantangan ke depan. Sementara itu, Kurzawa pun menutup babak singkatnya di Indonesia dengan rasa syukur dan penghargaan terhadap pengalaman yang didapat selama berada di Bandung.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan