Media Kampung, Palembang – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palembang telah menyebabkan kabut asap yang cukup tebal, mengakibatkan gangguan pada penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II. Pada hari Senin, 5 Oktober 2026, sebanyak 16 penerbangan domestik dan dua penerbangan internasional mengalami keterlambatan. Keterlambatan ini disebabkan oleh jarak pandang yang menurun hingga 200 meter.

Sebelumnya, pada hari Minggu, 4 Oktober 2026, sebanyak 29 penerbangan domestik dan dua penerbangan internasional juga mengalami keterlambatan akibat kabut asap yang sama. Pihak bandara menyarankan penumpang untuk memeriksa status penerbangan mereka sebelum berangkat ke bandara.

Dampak dari kebakaran hutan dan lahan ini tidak hanya dirasakan oleh penumpang, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran mengenai kesehatan masyarakat akibat paparan asap yang berkepanjangan. Otoritas setempat diharapkan segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah karhutla yang terus berlanjut dan dampaknya terhadap penerbangan serta kesehatan masyarakat.