Media Kampung – Proyek Bendungan Kishau, yang akan dibangun di perbatasan antara Himachal Pradesh dan Uttarakhand, kini memasuki tahap perjanjian penting melibatkan enam negara bagian. Kesepakatan ini bertujuan mengatasi permasalahan distribusi air, pembiayaan, dan manfaat yang akan diperoleh dari bendungan setinggi 236 meter tersebut.

Bendungan dan proyek pembangkit listrik tenaga air ini akan berdiri di Sungai Tons, anak sungai Yamuna. Proyek ini dirancang untuk menyediakan air minum, irigasi, dan listrik hidroelektrik yang dapat mendukung kebutuhan enam negara bagian yaitu Uttar Pradesh, Himachal Pradesh, Rajasthan, Uttarakhand, Delhi, dan Haryana.

Baca juga:

Kesepakatan ini merupakan hasil dari Memorandum of Agreement (MoA) yang ditandatangani oleh para Kepala Menteri keenam negara bagian tersebut, disaksikan oleh Menteri Dalam Negeri India, Amit Shah. MoA ini menandai terobosan setelah bertahun-tahun kebuntuan terkait pembagian biaya dan manfaat proyek.

Himachal Pradesh, yang mengalami dampak lingkungan dan rehabilitasi luas dengan sekitar 1.498 hektar lahan terendam, akan menerima kompensasi berupa pendapatan tahunan hampir ₹600 crore tanpa investasi langsung. Beban pembiayaan negara bagian ini akan ditanggung oleh Delhi dan Rajasthan sesuai proporsi penggunaan air mereka.

Baca juga:

Sementara itu, Uttarakhand akan mendapatkan peningkatan kapasitas tenaga hidroelektrik dan dampak ekonomi positif meskipun menghadapi tantangan rehabilitasi 1.452 hektar lahan yang tergenang. Rajasthan dan Delhi akan memperoleh pasokan air yang lebih baik, dengan Delhi sebagai wilayah yang sangat bergantung pada aliran sungai Yamuna untuk air minum.

Haryana akan mendapat manfaat dari regulasi pasokan air yang lebih baik terutama pada saat ketersediaan air rendah, sedangkan Uttar Pradesh akan mendapatkan distribusi air yang lebih teratur untuk irigasi dan kebutuhan lainnya.

Baca juga:

Proyek ini juga selaras dengan upaya pemerintah pusat untuk merevitalisasi Sungai Yamuna. Saat ini, proyek tengah dipersiapkan untuk diajukan kepada Kabinet Uni India guna mendapatkan persetujuan akhir, sementara survei dan pekerjaan persiapan lainnya sudah berjalan.

Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan proyek Bendungan Kishau dapat memberikan solusi jangka panjang terhadap masalah distribusi air yang selama ini menjadi persoalan di wilayah aliran Sungai Yamuna, sekaligus mendukung pengembangan energi terbarukan dan keberlanjutan wilayah terkait.