Media Kampung – Pemerintah India secara tegas mengecam langkah Pakistan yang menaikkan hadiah bagi informasi mengenai Masood Azhar, pemimpin kelompok teroris Jaish-e-Mohammed (JeM), dengan menyebut tindakan tersebut sebagai gimmick kosong yang tidak berdampak nyata.
Masood Azhar, yang menjadi buronan utama India karena keterlibatannya dalam berbagai serangan teroris besar seperti serangan Parlemen India 2001, serangan di pangkalan udara Pathankot 2016, dan pemboman di Pulwama 2019, telah lama menjadi perhatian internasional. Pakistan sebelumnya menetapkan hadiah sebesar 7 juta Rupee Pakistan untuk informasi tentang Azhar, yang kini dinaikkan menjadi 70 juta Rupee Pakistan oleh Badan Investigasi Federal Pakistan (FIA).
Juru bicara Kementerian Luar Negeri India, Randhir Jaiswal, menanggapi pengumuman tersebut dengan menyatakan bahwa Pakistan harus berhenti melakukan pengumuman kosong dan mulai mengambil tindakan nyata melawan teroris yang beroperasi di wilayahnya. Menurutnya, pengumuman hadiah tersebut hanyalah upaya untuk mengelabui dunia dan menghindari tekanan internasional, khususnya menjelang pertemuan Financial Action Task Force (FATF) yang akan menilai upaya anti-terorisme Pakistan.
India juga menolak klaim Pakistan bahwa Masood Azhar telah melarikan diri ke Afghanistan, dengan menuduh Islamabad memberikan perlindungan kepada pemimpin JeM tersebut. Taliban Afghanistan pun membantah klaim Pakistan dan menyatakan tidak mengetahui keberadaan Azhar.
Masood Azhar sebelumnya dibebaskan oleh India pada tahun 1999 dalam pertukaran sandera pesawat Indian Airlines IC-814 yang dibajak dan mendarat di Kandahar, Afghanistan. Setelah dibebaskan, ia mendirikan kelompok teroris JeM yang bertanggung jawab atas sejumlah serangan di India. Kelompok ini juga menjadi fokus tekanan internasional untuk dibubarkan, terutama oleh FATF dan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Ketegangan antara India dan Pakistan terkait isu terorisme semakin meningkat setelah operasi militer India pada tahun 2025 yang menargetkan markas utama JeM di Bahawalpur, Pakistan, sebagai balasan atas serangan teroris di Pahalgam. Dalam operasi tersebut, beberapa kerabat Masood Azhar dilaporkan tewas.
Meski Pakistan berusaha menunjukkan tindakan terhadap pemimpin JeM, India menilai kenaikan hadiah tersebut tidak lebih dari langkah simbolis yang tidak akan menghentikan aktivitas teroris yang beroperasi di wilayah Pakistan. India menuntut Pakistan untuk mengambil tindakan nyata dan menghentikan dukungan terhadap kelompok teroris demi perdamaian dan keamanan regional.














Tinggalkan Balasan