Media Kampung – Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi kembali melakukan kunjungan ke Teheran pada Rabu, 20 Mei 2026, untuk melanjutkan upaya mediasi antara Iran dan Amerika Serikat. Kunjungan ini merupakan kali kedua Naqvi dalam waktu kurang dari satu minggu, menandai intensifikasi diplomasi Islamabad dalam meredakan ketegangan antara kedua negara tersebut.
Setibanya di Teheran, Naqvi langsung bertemu dengan Menteri Dalam Negeri Iran, Eskandar Momeni, di kantor Kementerian Dalam Negeri Iran. Meski belum ada informasi resmi terkait detail pembicaraan, media pemerintah Iran IRIB dan kantor berita IRNA menyebutkan bahwa Naqvi dijadwalkan mengadakan sejumlah pertemuan dengan berbagai pejabat senior Iran selama kunjungannya.
Dalam lawatan sebelumnya beberapa hari lalu, Naqvi telah bertemu dengan sejumlah tokoh penting Iran, termasuk Presiden Masoud Pezeshkian, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, Ketua Parlemen Mohammad Bagher Qalibaf, serta Menteri Dalam Negeri Eskandar Momeni. Pertemuan-pertemuan ini menunjukkan komitmen Pakistan dalam memainkan peran sebagai mediator yang berusaha menjembatani perbedaan antara Teheran dan Washington.
Konflik antara Iran dan Amerika Serikat yang meletus dalam beberapa bulan terakhir berdampak luas, termasuk pada stabilitas jalur perdagangan internasional. Iran sendiri sempat menutup Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menjadi rute utama distribusi energi global. Kondisi ini memicu kekhawatiran dunia terhadap kelancaran pasokan energi dan aktivitas pelayaran di kawasan.
Pakistan berupaya meredam ketegangan tersebut dengan mendorong tercapainya kesepakatan damai. Diplomasi Islamabad sebelumnya berhasil menghasilkan gencatan senjata yang mulai berlaku sejak 8 April 2026. Namun, pembicaraan lanjutan yang berlangsung di Islamabad belum membuahkan kesepakatan damai permanen antara kedua pihak.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kemudian memutuskan untuk memperpanjang masa gencatan senjata tanpa batas waktu, meskipun Washington tetap mempertahankan blokade terhadap kapal-kapal yang menuju atau meninggalkan pelabuhan Iran melalui jalur perairan strategis tersebut. Kondisi ini membuat situasi keamanan di kawasan masih rawan dan ketegangan belum sepenuhnya mereda.
Dengan mengirim kembali Menteri Dalam Negeri Mohsin Naqvi ke Teheran, Pakistan menegaskan komitmennya dalam upaya diplomasi untuk meredakan konflik yang berpotensi mengganggu stabilitas kawasan dan perdagangan internasional. Langkah ini diharapkan dapat membuka ruang dialog yang lebih konstruktif antara Iran dan Amerika Serikat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan