Media Kampung, Kabupaten Serang – Baznas Kabupaten Serang berhasil menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp19,7 miliar. Dalam peringatan Milad ke-26 Baznas yang digelar di Pendopo Bupati Serang pada Selasa, 15 September 2026, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang lebih optimal dan penggalian potensi zakat yang masih besar di wilayah tersebut.
Bupati Ratu Rachmatuzakiyah mengingatkan bahwa Baznas tidak hanya bertugas mengelola dana ZIS, tetapi juga harus memastikan dana tersebut kembali ke masyarakat dalam bentuk bantuan yang tepat guna dan menjawab kebutuhan nyata. Ia berharap Baznas dapat memberikan kontribusi yang signifikan dan dampak positif langsung kepada masyarakat, terutama yang membutuhkan.
Penguatan Pengelolaan dan Sosialisasi Zakat
Zakiyah menginstruksikan agar Baznas meningkatkan pengawasan dan sosialisasi pengumpulan zakat hingga tingkat kecamatan dan desa. Meskipun beberapa kecamatan sudah meraih penghargaan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) terbaik, Bupati yakin bahwa dengan intensifikasi pengawasan dan edukasi, potensi zakat yang dikumpulkan dapat meningkat secara signifikan.
Penguatan pengelolaan tersebut diharapkan dapat memperluas manfaat dana zakat bagi masyarakat luas serta menggali potensi zakat yang belum tersentuh di Kabupaten Serang.
Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana
Kabupaten Serang saat ini menghadapi kondisi darurat akibat kekeringan di beberapa kecamatan dan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK). Oleh karena itu, kegiatan Milad Baznas tidak hanya bersifat seremoni, melainkan diarahkan untuk memberikan bantuan langsung kepada warga terdampak.
Dalam rangkaian kegiatan Milad ke-26, Baznas menyalurkan 100 tangki air bersih bagi warga yang mengalami kekeringan. Bantuan tambahan berupa 147 tangki air bersih juga disalurkan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mitra, dan pihak lain. Selain itu, Baznas memberikan bantuan untuk guru ngaji, guru madrasah, perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu), pembangunan jamban sehat, beasiswa, serta berbagai bantuan sosial lainnya.
Secara khusus, 27 rumah tidak layak huni dibantu melalui dana Baznas dengan nilai Rp25 juta per rumah. Bantuan kesehatan juga disiapkan melalui pengobatan gratis di beberapa kecamatan yang prioritas.
Respon Terhadap Erupsi Gunung Anak Krakatau
Ketua Baznas Kabupaten Serang, Hasanudin, menyatakan bahwa Baznas turut memberikan dukungan kepada keluarga jurnalis yang hilang saat meliput erupsi GAK di Selat Sunda. Bantuan paket sembako disalurkan kepada warga di empat kecamatan prioritas yakni Anyar, Cinangka, Puloampel, dan Bojonegara.
Selain itu, Baznas menyiapkan 30.000 masker untuk didistribusikan ke masyarakat di 29 kecamatan Kabupaten Serang sebagai langkah antisipasi dampak erupsi. Kegiatan doa dan istighotsah juga digelar untuk mengurangi beban masyarakat terdampak.
Strategi Meningkatkan Penerimaan ZIS
Walaupun dana yang terkumpul mencapai Rp19,7 miliar, Baznas Kabupaten Serang menyadari masih banyak potensi zakat yang belum tergali. Ketua Baznas Hasanudin menyampaikan rencana memperluas kerja sama dengan perusahaan dan lembaga lain untuk meningkatkan penerimaan ZIS.
Kerja sama telah dimulai di wilayah Serang Barat dan akan diperluas ke Serang Timur dalam beberapa minggu mendatang, diharapkan dapat mendorong peningkatan donasi dan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.














Tinggalkan Balasan