Media Kampung, Jakarta – Wakapolri menegaskan bahwa Mabes Polri siap mengirimkan 5.582 personel sebagai bantuan penanganan bencana ke daerah‑daerah yang membutuhkan. Penempatan personel dilakukan melalui mekanisme BKO (bawah kendali operasi) sehingga anggota yang dikirim berada di bawah komando satuan penerima bantuan.
Inspektur Jenderal Laksana menjelaskan bahwa personel tersebut dapat dialokasikan ke Polda yang terdampak ketika ada permintaan resmi. Selain itu, Polda yang tidak terdampak juga dapat mengirimkan anggotanya untuk membantu wilayah lain, memperkuat sinergi antar‑polri dalam situasi darurat.
Polri tidak hanya menyiapkan tenaga, tetapi juga peralatan pendukung, antara lain:
- Helikopter dan pesawat sayap tetap
- Kendaraan operasional dan dapur lapangan
- Fasilitas pengolahan air serta kendaraan kesehatan
- Tim psikolog dan personel terlatih pencarian‑evakuasi
Pengiriman ini merupakan bagian dari Operasi Aman Nusa I, yang difokuskan pada pencegahan konflik sosial, dan Operasi Aman Nusa II, yang menangani bencana alam. Saat ini Polri tengah mengantisipasi gempa bumi di Nusa Tenggara Timur serta ancaman kebakaran hutan di Kalimantan Barat, sekaligus memantau aktivitas vulkanik di beberapa gunung berapi seperti Sinabung, Anak Krakatau, Semeru, Lewotobi, dan Ibu.
Dengan kesiapan personel dan peralatan yang terkoordinasi, Polri berharap dapat mempercepat respons darurat, mengurangi dampak bencana, dan melindungi keselamatan masyarakat secara efektif.












Tinggalkan Balasan