**Media Kampung, Jakarta** – Tim nasional sepak bola Vietnam kembali menjadi sorotan setelah meraih gelar juara Piala AFF 2026. Keberhasilan ini didukung oleh kebijakan naturalisasi yang memperkuat skuad dengan tiga pemain asal Brasil yang kini mengemban nama Indonesia.

Pemain naturalisasi tersebut adalah Rafaelson yang berganti nama menjadi Nguyen Xuan Son, Hendrio yang kini dikenal sebagai Do Hoang Hen, serta Geovane Magno yang mengadopsi nama Nguyen Tai Loc. Ketiganya berperan penting dalam perjalanan Vietnam meraih trofi pada turnamen regional tersebut.

Baca juga:

Sementara itu, Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) menolak mengikuti jejak Vietnam dalam hal naturalisasi pemain. Wakil Presiden FAT, Charnwit Polcheewin, menegaskan bahwa Thailand hanya akan menaturalisasi pemain yang memiliki darah keturunan, mengingat kebijakan olahraga negara membatasi pilihan pada pemain dengan warisan campuran.

Baca juga:

Kebijakan naturalisasi Vietnam menimbulkan perdebatan di kawasan Asia Tenggara. Di satu sisi, strategi ini terbukti meningkatkan kualitas tim dan memberikan peluang kompetitif lebih besar pada turnamen seperti Piala AFF dan kualifikasi Piala Asia. Di sisi lain, pendekatan Thailand yang lebih konservatif menyoroti perbedaan filosofi dalam pengembangan bakat nasional.

Baca juga:

Ke depan, keberhasilan tim nasional sepak bola Vietnam dapat menjadi contoh bagi negara lain yang mempertimbangkan naturalisasi sebagai jalur memperkuat skuad. Namun, keputusan masing-masing federasi tetap dipengaruhi oleh faktor budaya, regulasi, dan tujuan jangka panjang dalam kompetisi internasional.