Media Kampung, BengkuluOmbudsman RI Perwakilan Provinsi Bengkulu menyatakan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 di Provinsi Bengkulu secara umum berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Meskipun terdapat sejumlah kendala teknis pada layanan pendaftaran daring, seluruh laporan telah ditindaklanjuti dan diselesaikan.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bengkulu, Mustari Tasti, mengatakan pihaknya telah melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan SPMB mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA/SMK di berbagai daerah. Dari hasil pengawasan, Ombudsman menerima sekitar 10 laporan terkait kesulitan akses sistem pendaftaran online.

Baca juga:

“Secara umum pelaksanaan SPMB di Provinsi Bengkulu berjalan aman dan kondusif. Memang ada beberapa laporan yang masuk terkait kesulitan layanan pendaftaran online, seperti sulit masuk ke aplikasi atau mengakses sistem, namun hal ini segera ditangani dan terselesaikan,” ujar Mustari Tasti, Kamis 16 Juli 2026.

Baca juga:

Menurutnya, respons cepat dari sekolah dan penyelenggara SPMB dalam menangani keluhan masyarakat menjadi faktor utama yang membuat proses penerimaan siswa baru tetap lancar. Saat ini, tahapan penerimaan peserta didik baru telah selesai dan sekolah-sekolah di Provinsi Bengkulu telah memasuki masa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru.

Baca juga:

Ombudsman berharap seluruh satuan pendidikan dapat terus memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat serta memastikan seluruh peserta didik baru dapat mengikuti proses pendidikan dengan nyaman. “Secara keseluruhan pelaksanaan SPMB di Provinsi Bengkulu berjalan dengan baik, aman, dan tidak ditemukan persoalan yang berdampak signifikan terhadap proses penerimaan siswa baru. Semoga ini menjadi acuan ke depan agar dunia pendidikan di Provinsi Bengkulu semakin baik,” katanya.