Media Kampung – Sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla kembali ke Tanah Air melalui Bandara Soekarno-Hatta dengan pengawalan khusus. Imigrasi Soekarno-Hatta memastikan proses pemeriksaan keimigrasian berjalan lancar dan aman di Terminal 3, sebagai bagian dari koordinasi bersama Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang mendukung kepulangan ini.
Proses kedatangan para WNI ini turut disaksikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Sugiono, didampingi oleh Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko serta Pelaksana Harian Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Andika Widyanarko. Andika menjelaskan bahwa pelaksanaan pemeriksaan melibatkan sinergi lintas instansi di lingkungan bandara untuk memastikan setiap tahapan berjalan dengan tertib dan kondusif.
“Kami memberikan fasilitasi pemeriksaan keimigrasian terhadap para WNI tersebut sebagai tindak lanjut atas permohonan dukungan dari Kemlu dalam menangani kepulangan misi kemanusiaan internasional ke Indonesia,” ujar Andika pada Minggu, 24 Mei 2026. Ia juga menegaskan komitmen Imigrasi Soetta untuk terus memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan responsif, khususnya dalam situasi khusus seperti ini.
Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan apresiasi atas kerja sama semua pihak yang terlibat dalam proses pemulangan tersebut. Ia mengucapkan terima kasih atas koordinasi yang berjalan baik sehingga para WNI dapat pulang dengan selamat.
Para WNI ini sebelumnya sempat mengalami kendala serius setelah kapal kemanusiaan yang mereka tumpangi diintersep oleh militer Israel di perairan Siprus. Mereka bahkan sempat diduga menjadi korban penculikan. Pemerintah Indonesia melalui Kemlu dan perwakilan RI di luar negeri melakukan upaya diplomatik intensif untuk membebaskan dan memulangkan mereka.
Kepulangan kesembilan WNI itu berlangsung pada sore hari sekitar pukul 15.30 WIB dengan penerbangan Emirates EK356 dari Dubai, tiba di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Proses pemulangan ini menjadi bukti kerja sama lintas instansi serta diplomasi yang efektif dalam menangani WNI yang menghadapi situasi darurat di luar negeri.
Ke depan, pemerintah berkomitmen untuk terus mendukung WNI yang terlibat dalam misi kemanusiaan maupun situasi khusus lainnya agar dapat kembali dengan aman dan tertib ke Indonesia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan