Media Kampung, Selatpanjang — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2026 di Aula Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Kamis 9 Juli 2026. Rakor dibuka Wakil Bupati Muzamil Baharudin dan diikuti kepala OPD, camat, lurah, kepala desa, serta pemangku kepentingan.
Dalam sambutannya, Muzamil mengatakan rakor menjadi forum untuk mengevaluasi kondisi kemiskinan, menyelaraskan program antarperangkat daerah, serta memperkuat kolaborasi mempercepat penurunan angka kemiskinan. Berdasarkan data terbaru, angka kemiskinan di Kabupaten Kepulauan Meranti masih mencapai 20,51 persen atau sekitar 39.410 jiwa.
Ia menyebutkan sejumlah tantangan yang harus dihadapi bersama, antara lain kondisi geografis wilayah kepulauan, keterbatasan infrastruktur, minimnya lapangan kerja, rendahnya nilai jual komoditas, serta keterbatasan fiskal daerah. Pemerintah terus menjalankan berbagai program untuk mengurangi beban masyarakat miskin, meningkatkan pendapatan melalui penciptaan lapangan kerja dan penguatan UMKM, serta memperluas akses pelayanan dasar.
Melalui rakor tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap terbangun strategi yang lebih terintegrasi. Seluruh perangkat daerah diminta memperkuat koordinasi, memaksimalkan pemanfaatan CSR dan dana desa, serta meningkatkan pengawasan agar setiap program memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.






















Tinggalkan Balasan