Media Kampung, Jakarta — Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Woodball 2026 resmi berakhir pada Jumat (10/7) pagi. Ajang yang berlangsung di Lapangan Banteng, Jakarta sejak Senin (6/7) itu diikuti ratusan atlet dari 15 provinsi.
Jawa Timur keluar sebagai juara umum setelah mengoleksi total 23 medali, terdiri dari 10 emas, 8 perak, dan 5 perunggu. Peringkat kedua ditempati Jawa Tengah dengan 7 emas, 9 perak, dan 10 perunggu. Banten berada di posisi ketiga dengan 3 emas, sementara Bali yang mengumpulkan 9 medali (2 emas, 2 perak, 5 perunggu) harus puas di peringkat keempat karena jumlah emas lebih sedikit.
Ketua Umum Indonesia Woodball Association (IWbA), Aang Sunadji, menyatakan kepuasannya terhadap penyelenggaraan tahun ini. Menurutnya, seluruh rangkaian acara berjalan lancar tanpa kendala berarti. Cuaca mendukung dan jadwal justru lebih cepat dari rencana karena final dapat diselesaikan sehari lebih awal.
Aang juga menegaskan tidak ada protes dari peserta maupun pihak terkait. Meski demikian, IWbA akan tetap melakukan evaluasi untuk penyelenggaraan tahun depan. “Saya tidak berharap ini menjadi kejurnas tersukses, karena saya berharap kejurnas tahun depan dan selanjutnya harus lebih sukses dari ini,” ujarnya.






















Tinggalkan Balasan