Media Kampung, YogyakartaTeras Malioboro terus menguatkan daya tariknya dengan mengembangkan kuliner khas yang unik dan tidak mudah ditemukan di tempat lain. Langkah ini bertujuan agar wisatawan dan warga Yogyakarta datang ke Teras Malioboro bukan hanya kebetulan, melainkan sengaja mencari produk kuliner tertentu.

Pengembangan kuliner di Teras Malioboro merupakan bagian dari strategi menjaga keberlanjutan ekonomi tenant sekaligus memperkuat posisi kawasan sebagai destinasi kuliner unggulan di tengah persaingan ketat destinasi wisata di Yogyakarta. Kepala PLUT KUMKM Teras Malioboro, Wisnu Hermawan, menjelaskan bahwa fokus pengembangan ini sudah berjalan secara bertahap dengan melibatkan konsultan UMKM profesional untuk program inkubasi tenant.

Baca juga:

Strategi Pengembangan Tenant secara Bertahap

Program pengembangan tenant di Teras Malioboro dilakukan dalam tiga tahap utama:

  1. Inovasi Produk: Tenant mengikuti pelatihan selama tiga hari dan pendampingan selama sekitar satu bulan untuk menciptakan menu baru yang unik dan menarik. Selain itu, pengelolaan usaha seperti pencatatan keuangan dan pemanfaatan media sosial juga diawasi.
  2. Penguatan Digital: Tenant didorong untuk memanfaatkan platform digital seperti TikTok dan kanal media sosial lainnya untuk memperluas pasar melalui konten kreatif dan siaran langsung.
  3. Pengelolaan Usaha dan Pendanaan: Tenant yang berhasil melewati tahap sebelumnya akan mendapatkan pelatihan pengelolaan usaha, penyusunan proposal bisnis, dan keuangan. Selanjutnya, mereka dapat memperoleh bantuan modal sekitar Rp10 juta per usaha.

Manfaat bagi Tenant dan Pengunjung

Ali Imran, pemilik Kedai Pak Ali yang ikut dalam program ini, merasakan manfaat langsung dari pelatihan tersebut. Meskipun sebelumnya kedainya fokus pada menu nasi goreng dan penyetan, melalui program ini ia dapat belajar mengembangkan menu baru, termasuk masakan China dan Nusantara. Program ini tidak hanya memberikan tempat berjualan tetapi juga meningkatkan kemampuan dan kualitas produk tenant.

Baca juga:

Membangun Identitas Kuliner Teras Malioboro

Teras Malioboro Ketandan memiliki karakter arsitektur yang khas, dan pengembangan kuliner yang unik menjadi lanjutan pengalaman pengunjung. Dengan produk kuliner ikonik, Teras Malioboro berharap menjadi destinasi kuliner yang dikenali dan dicari oleh konsumen, sehingga bukan sekadar tempat singgah tapi tujuan utama untuk menikmati kuliner khas.

Dengan strategi ini, Teras Malioboro berupaya menciptakan aset brand yang kuat sekaligus memastikan keberlangsungan ekonomi tenant di tengah perubahan selera konsumen dan persaingan pasar kuliner. Hal ini diharapkan menjadikan Teras Malioboro sebagai lokasi yang wajib dikunjungi ketika mencari pengalaman kuliner di Yogyakarta.

Baca juga: