Media Kampung, Tangerang Selatan – Operasi penggerebekan gudang pembuatan uang palsu yang dilakukan oleh Subdit II Ekonomi dan Perbankan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya di kawasan industri Taman Tekno BSD, Setu, Kota Tangerang Selatan, Banten, pada Jumat malam, berujung insiden saat Kompol Yulianto Timang, Kanit II Ekonomi dan Perbankan Ditreskrimsus, mengalami luka akibat pecahan kaca saat mengamankan lokasi.
Kompol Yulianto langsung mendapatkan perawatan di rumah sakit setelah insiden tersebut. Meski mengalami cidera, operasi penggerebekan tetap berjalan dan berhasil mengamankan empat terduga pelaku serta menyita ratusan ribu lembar kertas menyerupai uang pecahan Rp100.000 beserta berbagai peralatan produksi uang palsu.
Fakta Utama Penggerebekan
- Lokasi: Gudang di kawasan industri Taman Tekno BSD, Setu, Kota Tangerang Selatan
- Waktu: Jumat malam, 21 Agustus 2026
- Korban cidera: Kompol Yulianto Timang, Kanit II Ekonomi dan Perbankan Ditreskrimsus
- Pelaku diamankan: Empat orang
- Barang bukti disita: Ratusan ribu lembar kertas uang palsu, mesin cetak empat warna, mesin potong, printer, mesin pembuat plat film, mesin sinar ultraviolet, tinta, plat cetak, laptop, telepon seluler, dan bahan baku kertas
Penjelasan dan Proses Penyidikan
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Victor D. Mackbon, menegaskan bahwa insiden cidera yang dialami Kompol Yulianto tidak menghambat kelanjutan operasi. Kompol Yulianto tetap menunjukkan dedikasi dan keberanian dalam melaksanakan tugas penegakan hukum di lapangan.
Polisi masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pelaku untuk mendalami peran mereka serta menelusuri jaringan peredaran uang palsu dan asal-usul bahan baku yang digunakan dalam pembuatan uang tersebut.
Kewaspadaan Masyarakat dan Imbauan Polisi
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat bertransaksi menggunakan uang tunai. Jika menemukan indikasi peredaran uang palsu, masyarakat diharapkan segera melapor ke kantor polisi terdekat agar dapat dilakukan penanganan lebih lanjut.
Penggerebekan ini menjadi bagian dari upaya penegakan hukum untuk menanggulangi peredaran uang palsu yang dapat merugikan ekonomi dan masyarakat secara luas.
Dampak dan Perkembangan
Pengungkapan sindikat uang palsu di Taman Tekno BSD ini merupakan langkah penting dalam memberantas kejahatan ekonomi yang kerap merugikan berbagai pihak. Penindakan tegas terhadap pelaku dan penyitaan barang bukti produksi uang palsu diharapkan dapat menekan peredaran uang palsu di wilayah hukum Polda Metro Jaya dan sekitarnya.
Polisi akan terus mendalami kasus ini dan menindaklanjuti setiap pihak yang terbukti terlibat sesuai hasil penyidikan.













Tinggalkan Balasan