Media Kampung – Polres Malang menggelar operasi penyekatan di lima titik perbatasan Kabupaten Malang pada Selasa malam hingga Rabu dini hari, 16-17 Juni 2026. Operasi ini bertujuan mengantisipasi pergerakan massa penggembira dari luar daerah yang hendak menuju lokasi pengesahan warga baru perguruan silat di Kecamatan Jabung. Dalam operasi di Pos Penyekatan Simpang Garuda, Kecamatan Singosari, petugas berhasil menangkap dua orang yang kedapatan membawa senjata tajam (sajam).
Kronologi Penangkapan
Dua pria yang ditangkap masing-masing berinisial MAR (20), warga Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, dan RK (19), seorang mahasiswa asal Kabupaten Malaka, NTT. Keduanya merupakan anggota resmi dari perguruan silat yang menggelar acara pengesahan warga baru. Saat diperiksa, petugas menemukan sajam jenis karambit sepanjang 15 sentimeter di dalam bagasi motor milik MAR. Sementara dari tersangka RK, polisi menyita sebilah badik berukuran 20 sentimeter yang disembunyikan di dalam celana. Selain itu, dalam operasi di titik Singosari, polisi juga mengamankan delapan unit sepeda motor yang tidak dilengkapi STNK.
Motif dan Ancaman Hukuman
Kasatreskrim Polres Malang AKP Hafiz Prasetia Akbar mengungkapkan, motif kedua tersangka membawa sajam adalah untuk menjaga diri selama perjalanan dan rencana digunakan sebagai properti untuk berfoto di lokasi acara. Akibat perbuatannya, mereka dijerat pasal terkait penguasaan senjata tajam dengan ancaman hukuman pidana penjara hingga 7 tahun. Keduanya kini mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Malang.
Langkah Preventif Polres Malang
Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi menjelaskan, operasi penyekatan dilakukan serentak di lima titik masuk wilayah Malang, meliputi Lawang, Singosari, Pakis, Dau, dan Sumberpucung. Strategi ini diterapkan untuk memetakan sekaligus meminimalkan potensi gangguan keamanan dari massa penggembira. Kapolres juga mengimbau kepada seluruh pemuda dan anggota organisasi agar tidak melakukan konvoi atau arak-arakan yang dapat memicu gesekan, demi menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Malang tetap kondusif.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan