Media Kampung – Anggota DPRD Medan yang tergabung dalam Panitia Khusus (Pansus) Aset Daerah, Saipul Bahri SE, mendesak Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Pemko Medan untuk segera melelang barang-barang yang tidak produktif dan tidak dapat difungsikan lagi. Hal ini disampaikan Saipul pada Jumat (5/6/2026) sebagai respons terhadap banyaknya aset di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Medan yang sudah tidak layak pakai dan justru menjadi beban keuangan daerah.

Menurut Saipul, aset yang sudah tidak bisa dimanfaatkan sebaiknya dilelang karena hanya membebani Pemko Medan. Politisi Partai Nasdem ini meminta BPKAD segera berkoordinasi dan berkolaborasi untuk melakukan pendataan serta inventarisasi aset, mana yang bisa dihapus dan mana yang dilelang. Hasil temuan Pansus Aset menunjukkan ada beberapa OPD seperti Dinas SDABMBK, Damkar, DLH, dan Bagian Umum yang memiliki banyak aset rongsokan yang sangat pantas untuk dilelang.

Saipul menegaskan BPKAD harus mengambil langkah bijak dengan berkonsultasi ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan, terkait regulasi yang akan ditempuh. Sementara itu, Plt Kepala BPKAD Pemko Medan, Sulu Aulia Harahap, mengatakan pihaknya saat ini sedang melakukan inventarisasi aset di sejumlah OPD. Sulu menyebut bahwa hasil koordinasi dengan Pansus Aset sedang ditindaklanjuti dengan pendataan aset yang akan dikirim ke KPKNL. “Hasil temuan dan saran Pansus Aset segera kita sahuti. Progresnya sedang berjalan,” ujar Sulu.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.