Media Kampung – Anggota Komisi I DPR RI, Andina Thresia Narang, menegaskan bahwa perlindungan anak di ruang digital harus dilakukan melalui kolaborasi semua pihak. Ia menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan digital yang aman dan sehat bagi anak-anak, terutama melalui penerapan Peraturan Pemerintah (PP) TUNAS.
Dalam sebuah webinar bertajuk “PP TUNAS: Ruang Digital Anak Aman dan Sehat” yang digelar pada Rabu, 20 Mei 2026, Andina menjelaskan bahwa meskipun teknologi digital membawa banyak manfaat dalam mendukung pendidikan dan kreativitas anak, ruang digital juga menghadirkan risiko serius. Ancaman seperti cyberbullying, konten negatif, eksploitasi anak, dan kecanduan digital menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama.
Andina menegaskan bahwa anak-anak perlu tumbuh dalam lingkungan digital yang mendukung perkembangan mereka secara positif. Ia menyebutkan bahwa PP TUNAS merupakan langkah strategis yang memperkuat regulasi perlindungan anak di dunia maya sekaligus membangun ekosistem digital yang lebih bertanggung jawab dan ramah anak.
Selain regulasi, Andina juga menekankan pentingnya edukasi dan pengawasan. Ia menggarisbawahi bahwa literasi digital bagi orang tua dan masyarakat sangat krusial agar anak dapat menggunakan teknologi dengan bijak dan produktif. “Perlindungan anak di era digital tidak cukup hanya dengan aturan. Peran keluarga, pendidikan karakter, dan literasi digital menjadi faktor utama agar anak mampu menggunakan internet secara sehat dan aman,” ujarnya.
Webinar tersebut juga menghadirkan narasumber lain, seperti Wildan Hakim yang mengangkat pentingnya edukasi komunikasi digital untuk membangun budaya bermedia sosial yang positif dan bertanggung jawab. Sementara itu, Muharini Aulia membahas dampak psikologis penggunaan teknologi digital pada anak dan remaja, serta menyoroti pentingnya pendampingan orang tua dan kontrol penggunaan gadget untuk menjaga kesehatan mental anak.
Dengan upaya penguatan literasi digital, diharapkan Indonesia bisa menciptakan ruang digital yang tidak hanya aman dan sehat, tetapi juga ramah bagi generasi muda. Hal ini menjadi langkah penting dalam menyiapkan anak-anak agar mampu beradaptasi dan berkembang di tengah era digital yang terus berkembang pesat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan