Media Kampung, Tangerang Selatan – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menemukan indikasi depresi ringan pada 2.387 remaja melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Dari jumlah tersebut, sebanyak 629 orang merupakan pelajar tingkat SMA yang menunjukkan gejala kesehatan mental yang perlu mendapat perhatian serius.
Temuan Skrining Kesehatan Mental Remaja
<pWali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, mengonfirmasi hasil skrining yang dilakukan melalui CKG. Pemeriksaan ini melibatkan sejumlah pertanyaan yang mengidentifikasi kondisi psikologis remaja. Kekhawatiran terhadap masa depan dan ketidakmampuan mencapai cita-cita menjadi faktor utama yang menyebabkan depresi ringan pada para remaja tersebut.
“Berdasarkan kegiatan yang berlangsung kemarin, beragam penyebabnya, salah satunya karena tidak tercapai cita-cita,” ujar Benyamin pada Selasa (19/8/2026). Pemerintah menilai penting untuk tidak mengabaikan hasil temuan ini dan berencana memberikan edukasi serta pendampingan khusus untuk para remaja yang terdampak, terutama yang masih berstatus pelajar.
Upaya Pemerintah dalam Penanganan
Pemkot Tangsel berkomitmen untuk mengarahkan warga yang membutuhkan penanganan lebih lanjut ke fasilitas kesehatan yang tersedia. Langkah ini bagian dari usaha mencegah kondisi depresi berkembang menjadi lebih serius dan mempengaruhi kualitas hidup remaja.
Selain isu kesehatan mental, program CKG juga menemukan beberapa pelajar yang masuk kategori pradiabetes. Gubernur Banten, Andra Soni, menyoroti pola konsumsi makanan dan minuman manis yang tinggi di kalangan pelajar sebagai salah satu faktor risiko kesehatan.
Signifikansi Program Cek Kesehatan Gratis
Program CKG yang cakupannya mencapai sekitar 53 persen di Tangsel dimanfaatkan sebagai alat deteksi dini risiko kesehatan masyarakat, termasuk masalah kesehatan mental. Hal ini menjadi langkah strategis untuk memberikan intervensi tepat waktu dan meminimalisasi dampak negatif jangka panjang.
Temuan ini mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah dan menegaskan pentingnya mengintegrasikan pemeriksaan kesehatan fisik dan mental dalam program kesehatan masyarakat.
Kesadaran dan Edukasi Kesehatan Mental Remaja
Peningkatan kesadaran dan edukasi mengenai kesehatan mental di kalangan remaja menjadi fokus utama dalam penanganan persoalan ini. Pemerintah bersama berbagai pihak diharapkan dapat menyediakan dukungan psikologis dan program yang mendukung kesejahteraan mental remaja sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan produktif.















Tinggalkan Balasan