Media Kampung – Partai Hanura secara resmi memperkenalkan logo baru bergambar singa sebagai bagian dari pembaruan atribut partai menjelang Pemilu 2029. Perubahan ini diharapkan dapat meningkatkan semangat dan optimisme kader di seluruh tingkatan dalam menghadapi pesta demokrasi mendatang.
Ketua Task Force Partai Hanura, Patrice Rio Capella, menyampaikan bahwa logo singa dipilih karena melambangkan kekuatan, keberanian, dan daya juang yang tinggi. Filosofi tersebut diharapkan mampu menginspirasi para calon legislatif (caleg) dan pengurus partai untuk tampil sebagai ‘singa-singa petarung’ yang tangguh dalam kontestasi politik.
Perubahan logo ini merupakan bagian dari evaluasi total yang dilakukan Hanura, termasuk pembaruan mars partai, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta struktur organisasi. Sosialisasi logo dan identitas baru tersebut sedang gencar dilakukan melalui konsolidasi nasional yang berlangsung hingga September 2026.
Dalam rapat teknis yang digelar di Hotel Mercure, Kota Bengkulu, pada Rabu malam, 26 Agustus 2026, seluruh jajaran DPD dan DPC Partai Hanura di Provinsi Bengkulu serta anggota DPRD menghadiri konsolidasi dan mendapatkan arahan langsung dari Rio Capella. Ia menegaskan seluruh jajaran dari pusat hingga tingkat ranting diwajibkan menggunakan logo baru mulai awal 2027 sebagai identitas resmi partai.
Rio menambahkan bahwa perubahan logo dan pembaruan atribut tersebut telah berdampak positif terhadap semangat kader. Setelah melakukan kunjungan ke delapan provinsi, ia merasakan adanya perubahan mindset dan optimisme yang tumbuh di kalangan pengurus dan kader Hanura.
“Kita ingin Hanura bangkit kembali dan menjadi kekuatan yang diperhitungkan dalam Pemilu 2029,” ujar Rio. “Logo singa ini simbol keberanian, wibawa, dan keseriusan kami untuk memenangkan hati rakyat.”
Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno, menilai langkah perubahan logo, mars, dan struktur partai sebagai tanda keseriusan Hanura dalam mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029. Menurutnya, upaya tersebut menunjukkan niat partai untuk kembali lolos ke parlemen dan memenangkan kepercayaan masyarakat.
Perubahan ini juga menjadi sinyal bahwa Hanura tengah berbenah dan beradaptasi dengan dinamika politik terkini, sekaligus memperkuat identitas partai agar lebih menarik bagi pemilih.
Dengan semangat baru dan logo singa sebagai simbolnya, Hanura berharap dapat memperkuat posisi politiknya dan menggaet dukungan dari berbagai lapisan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.














Tinggalkan Balasan