Media Kampung – Kesadaran masyarakat Indonesia dalam mengonsumsi suplemen kesehatan semakin meningkat. Namun, dokter spesialis saraf dr. Pinzon mengingatkan pentingnya memahami dosis aman vitamin B6 agar terhindar dari risiko gangguan saraf.

Vitamin B6 berperan penting dalam mendukung fungsi saraf, metabolisme, dan sistem kekebalan tubuh. Penggunaan suplemen vitamin B6 sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan individu dan berdasarkan ilmu pengetahuan agar manfaatnya optimal dan aman.

Penggunaan vitamin B6 berlebihan dalam jangka panjang dapat menyebabkan neuropati perifer, meskipun kasusnya jarang terjadi. Gejala awal yang harus diwaspadai antara lain kesemutan dan mati rasa pada bagian tubuh tertentu.

Risiko ini meningkat pada individu yang mengonsumsi beberapa suplemen vitamin B sekaligus tanpa pengawasan medis. Masyarakat dianjurkan membaca label produk dengan teliti dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan saat ingin mengonsumsi suplemen dalam jangka panjang.

Dr. Pinzon menekankan pentingnya mengikuti panduan berbasis sains daripada sekadar mengikuti tren dalam penggunaan suplemen. Sementara itu, BPOM juga memperketat pengawasan produk suplemen, termasuk penjualan daring, untuk menjaga keamanan konsumen.

Para ahli menilai edukasi berkelanjutan dan informasi yang kredibel sangat dibutuhkan agar masyarakat dapat menggunakan suplemen dengan aman dan efektif.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.