Media Kampung – Legenda komik Marvel, Stan Lee, akan ‘dihidupkan kembali’ secara digital melalui teknologi kecerdasan buatan (AI) dengan suara dan wajahnya yang telah dilisensikan untuk penggunaan komersial. Perusahaan audio AI ElevenLabs telah memperoleh hak atas citra dan suara Stan Lee untuk kemudian melisensikannya ke perusahaan lain, memungkinkan kemunculan digital Lee dalam film dan iklan.
Pengguna ElevenLabs juga dapat mendengar suara Stan Lee yang direplikasi untuk membacakan buku audio, termasuk program “Stan Lee Book Club of the Month,” serta membuat panel komik yang menampilkan wajah Stan Lee dari template yang sudah tersedia. Chaz Rainey, pengacara dan anggota dewan Stan Lee Universe, menyatakan bahwa ini adalah cara melanjutkan kehadiran Lee di berbagai media seperti yang selalu ia inginkan.
Stan Lee Universe sendiri adalah usaha patungan yang melibatkan perusahaan milik Stan Lee, POW! Entertainment, yang sebelumnya sempat mengalami perselisihan hukum terkait hak atas nama dan citra Lee. Pada usia 95 tahun, Lee mengklaim bahwa eksekutif POW! Entertainment secara tidak sah menggunakan namanya untuk keuntungan finansial.
Ini bukan pertama kalinya teknologi AI digunakan untuk mereplikasi suara dan wajah Stan Lee. Pada acara Los Angeles Comic Con tahun lalu, sebuah perusahaan teknologi menawarkan interaksi tiga menit dengan hologram AI Stan Lee dengan biaya antara 15 hingga 20 dolar AS, yang menimbulkan kontroversi di kalangan penggemar.
ElevenLabs sendiri memiliki koleksi suara selebriti hidup dan meninggal dunia lainnya seperti Michael Caine dan Albert Einstein. Michael Caine menyatakan bahwa teknologi ini digunakan bukan untuk menggantikan manusia, melainkan untuk merayakan dan memperkuat suara mereka serta membuka peluang bagi pendongeng baru di seluruh dunia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.




