Media Kampung – Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor bekerja sama dengan Onework Solutions Sdn. Bhd., Malaysia, menyelenggarakan Pelatihan Artificial Intelligence (AI) dan Gig Economy pada Rabu (24/6/2026). Kegiatan ini bertujuan mempersiapkan mahasiswa menghadapi dinamika pasar kerja global yang semakin kompetitif di era transformasi digital.
Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti sekitar 200 mahasiswa. Kegiatan dilaksanakan dalam dua format, yakni sesi daring (online) dan luring (offline), dengan menghadirkan narasumber dari Onework Solutions, Amir Haziq Hafiz Muhammad dan Ahmad Fikri bin Ahmad Kamal. Adapun sesi diskusi dipandu oleh Eska Perdana Prasetya sebagai moderator.
Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Dakwah UIKA, Hambari. Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmen UIKA dalam memfasilitasi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi, baik akademik maupun nonakademik, guna melahirkan lulusan yang unggul dan memiliki daya saing global. “UIKA terus berupaya memberikan berbagai program pengembangan kompetensi agar mahasiswa siap menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berubah seiring perkembangan teknologi,” ujarnya.
Senada dengan itu, Wakil Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Islam Ibn Khaldun (YPIKA) Bogor, Fathurrahman Mahfudz, mengingatkan pentingnya semangat belajar yang berkelanjutan di kalangan mahasiswa. Menurutnya, perkembangan teknologi yang begitu cepat menuntut generasi muda untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar tidak tertinggal dan mampu bersaing di dunia kerja.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi mengenai konsep dasar dan penerapan kecerdasan buatan (AI), pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produktivitas, serta strategi membangun karier dalam ekosistem gig economy yang saat ini berkembang pesat di berbagai negara. Selain sesi pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif dan praktik penggunaan berbagai perangkat berbasis AI yang dapat dimanfaatkan dalam dunia pendidikan maupun dunia kerja.
Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Mereka tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga pengalaman praktis dalam memanfaatkan teknologi digital yang semakin dibutuhkan di berbagai sektor industri.
Melalui kegiatan ini, UIKA berharap mahasiswa memiliki kemampuan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja masa depan, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta memiliki daya saing tinggi untuk memanfaatkan peluang kerja global secara optimal. Pelatihan AI dan Gig Economy ini juga menjadi bagian dari upaya UIKA memperkuat kolaborasi internasional dalam bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, khususnya dalam menghadapi tantangan ekonomi digital yang terus berkembang.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan