Media Kampung, Kolombia – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia pada 10 Agustus 2026, mengakibatkan kerusakan parah pada infrastruktur dan menimbulkan korban jiwa serta luka-luka yang signifikan. Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella menyatakan bahwa sekitar 5.000 rumah mengalami kerusakan atau runtuh, tiga rumah sakit hancur, dan 188 orang masih dinyatakan hilang setelah bencana tersebut.

Gempa terjadi pada pagi hari dengan pusat gempa sekitar 5 kilometer di sebelah timur San Jose del Palmar. Beberapa kota seperti Cali, Pereira, dan Manizales mengalami dampak paling berat. Kota Cali mencatat jumlah korban meninggal tertinggi yaitu 95 orang dan 885 orang terluka. Selain korban jiwa, sejumlah bangunan di berbagai kota runtuh, termasuk fasilitas kesehatan dan sekolah.

Baca juga:

Pemerintah Kolombia segera menetapkan status bencana nasional untuk memperkuat penanganan dan mobilisasi sumber daya. Operasi pencarian dan penyelamatan terus dilakukan dengan bantuan personel militer dan relawan yang bekerja membongkar puing-puing bangunan untuk menemukan korban yang masih terperangkap.

Kerusakan infrastruktur tidak hanya terbatas pada rumah dan fasilitas kesehatan, tetapi juga berdampak pada layanan penting seperti listrik, pasokan air, dan transportasi. Bandara di beberapa kota seperti Pereira dan Manizales sempat ditutup akibat dampak gempa. Sistem penyediaan air yang terganggu juga menambah tantangan operasional bagi rumah sakit yang terdampak.

Baca juga:

Menurut data resmi, sekitar 181 orang meninggal dunia dan lebih dari 1.300 orang mengalami luka-luka akibat gempa. Namun, angka korban masih berpotensi bertambah mengingat banyaknya orang yang hilang dan operasi penyelamatan yang masih berlangsung. Pemerintah dan organisasi internasional seperti PBB dan WHO terus memantau situasi dan memberikan dukungan kemanusiaan sesuai kebutuhan.

Gempa susulan berkekuatan magnitudo 5,0 juga terjadi beberapa waktu setelah gempa utama, menambah ketegangan dan tantangan bagi penanganan bencana di wilayah terdampak. Kondisi ini mengakibatkan lumpuhnya aktivitas di beberapa kota, termasuk layanan kesehatan yang menjadi pusat penanganan korban.

Baca juga:

Bencana ini mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dan respons cepat dalam menghadapi bencana alam yang dapat menyebabkan kerusakan besar dan kehilangan nyawa. Pemerintah Kolombia berkomitmen untuk terus mengupayakan pemulihan dan memberikan bantuan bagi warga terdampak.