Media Kampung – Richard Mille memperkenalkan RM HJ-02, arloji high jewelry terbaru yang menggabungkan presisi horologi dengan seni batu mulia berkualitas tinggi. Terinspirasi oleh estetika Art Deco, koleksi ini menampilkan inovasi desain dan teknik pengerjaan yang rumit, menjadikan waktu tidak hanya sebagai alat pengukur, tetapi juga medium ekspresi artistik.

Inspirasi dan Desain Art Deco

RM HJ-02 merupakan bagian dari babak kedua koleksi high jewelry Richard Mille, yang mengambil inspirasi dari gaya Art Deco dengan ciri khas bahasa visual geometris. Desain case berbentuk tonneau, siluet khas Richard Mille, diolah dengan bidang berlapis dan detail asimetris yang menonjolkan permainan cahaya dari susunan batu mulia. Proses pengembangan case memakan waktu lebih dari satu tahun dan bagian dari riset selama tiga tahun untuk memastikan setiap elemen menyatu sempurna.

Baca juga:

Teknik Gem-Setting dan Batu Mulia yang Digunakan

Lebih dari sekadar ornamen, batu mulia pada RM HJ-02 adalah bagian integral dari konstruksi arloji. Richard Mille menggabungkan tiga teknik gem-setting yaitu snow setting, grain setting, dan bezel setting untuk menata sebanyak 1.399 batu mulia dan batu ornamental pada setiap arloji. Batu-batu seperti rubi, safir, zamrud, berlian, Paraiacuteba tourmaline, malachite, chrysoprase, turquoise, dan mother-of-pearl dipilih dengan cermat berdasarkan karakter warna, transparansi, dan pantulan cahayanya. Susunan ini menciptakan gradasi warna dan efek cahaya yang berubah dinamis saat dilihat dari berbagai sudut.

Presisi Pengerjaan dan Mekanisme In-House

Setiap arloji RM HJ-02 membutuhkan sekitar 700 jam pengerjaan mulai dari pemasangan batu mulia hingga finishing dan quality control, mencerminkan tingkat presisi tinggi yang diperlukan untuk menyatukan teknik gem-setting dengan mekanisme rumit. Di balik desainnya, RM HJ-02 menggunakan calibre CRMT2, automatic tourbillon yang dikembangkan secara in-house. Movement skeletonized ini dirancang bersamaan dengan case dan dial agar mekanisme dan elemen high jewelry dapat harmonis menyatu. Teknik gem-setting juga diterapkan pada baseplate, bridges emas putih, dan rotor dengan finishing microblasted, bevelled, dan rhodium-plated, menjadikan mekanisme sebagai bagian dari ekspresi artistik arloji.

Baca juga:

Empat Tema Warna Eksklusif

Koleksi RM HJ-02 hadir dalam 12 arloji unik yang terbagi dalam empat tema warna yakni Blue Ballet, Pink Pursuit, Green Gambit, dan Violet Variations. Masing-masing tema mengeksplorasi hubungan antara warna, cahaya, dan bentuk melalui komposisi batu yang berbeda, menambah dimensi artistik dan visual yang kaya.

Perayaan Peluncuran Melalui Film The Dazzling Division

Untuk merayakan peluncuran RM HJ-02, Richard Mille menghadirkan film pendek berjudul The Dazzling Division yang dibintangi Michelle Yeoh dengan musik dari duo elektronik Prancis, Justice. Film ini memperluas narasi arloji melalui permainan warna dan ekspresi artistik yang terinspirasi oleh mitologi Yunani dan estetika televisi Amerika Serikat era 1970-an, sekaligus menekankan hubungan antara seni dan teknologi pada karya ini.

Baca juga:

Dengan RM HJ-02, Richard Mille berhasil menyatukan teknologi horologi presisi dengan keindahan high jewelry, menciptakan karya yang bukan hanya penunjuk waktu, tetapi juga karya seni yang memukau dan bernilai tinggi.