Media Kampung – Bvlgari menampilkan pendekatan inovatif dalam dunia jam tangan mewah melalui filosofi ‘The Art of Shape’ pada ajang Watches & Wonders 2026. Maison asal Roma ini menempatkan bentuk sebagai titik awal desain, bukan sekadar hasil akhir, yang tercermin dalam evolusi koleksi ikonik mereka.
Perubahan signifikan terlihat pada koleksi Octo Finissimo yang kini hadir dengan diameter lebih kecil, 37 milimeter, dibandingkan ukuran sebelumnya yang 40 milimeter. Meski perbedaan ukurannya hanya tiga milimeter, perubahan ini menghadirkan proporsi jam tangan yang lebih natural dan fleksibel bagi penggunanya. Selain itu, Bvlgari memperkenalkan kaliber BVF 100 baru dengan cadangan daya 72 jam, menegaskan perpaduan antara estetika dan performa teknis.
Salah satu keunggulan teknis lain adalah Octo Finissimo Ultra Tourbillon Platinum yang menampilkan flying tourbillon setebal hanya 1,85 milimeter. Penggunaan platinum sebagai material utama menambah tantangan teknis sekaligus menonjolkan karakter mewah dan eksklusif. Desain skeleton dial bernuansa biru memperkuat identitas edisi ini sebagai karya istimewa.
Transformasi Koleksi Serpenti
Koleksi Serpenti juga mengalami pembaruan lewat Serpenti Aeterna, di mana Bvlgari menghilangkan elemen kepala ular dan sisik yang biasanya melekat pada desain tersebut. Fokus kini pada lengkung, volume, dan permainan cahaya dari 122 batu permata berwarna yang disusun dengan presisi. Pendekatan ini menegaskan bahwa sebuah ikon tidak harus bergantung pada bentuk literal untuk dikenali.
Selain itu, Serpenti Tubogas Studs Capsule menghadirkan dialog desain antara kode Serpenti, Tubogas, dan stud. Detail stud dari arsip perhiasan Bvlgari menambah karakter baru pada gelang Tubogas yang dikenal dengan keluwesannya. Penggunaan kombinasi gold steel menggabungkan kemewahan dan elemen industri secara harmonis.
Inovasi Digital dan Filosofi Bvlgari
Bvlgari juga memanfaatkan teknologi blockchain melalui fitur Bvlgari Digital Passport yang memberikan identitas digital pada setiap arloji. Melalui Datamatrix yang terukir di bagian belakang case, pemilik dapat mengakses autentikasi, spesifikasi teknis, dan cerita proses pembuatan jam tersebut kapan saja.
Keseluruhan presentasi Bvlgari di Watches & Wonders 2026 menegaskan konsistensi filosofi mereka bahwa jam tangan bukan hanya instrumen presisi, tetapi juga objek desain yang estetis. Integrasi antara watchmaking dan high jewelry berjalan selaras, memperkuat posisi Bvlgari sebagai pemimpin dalam inovasi dan seni desain jam tangan mewah.















Tinggalkan Balasan