Media Kampung, Jakarta – Warga di Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, menghadapi kesulitan air bersih akibat kemarau panjang yang melanda wilayah tersebut pada September 2026. Sebanyak 74 kepala keluarga yang tersebar di 10 RT terdampak berkurangnya pasokan air dan kondisi air yang keruh.
Bantuan Air Bersih dari BPBD dan PAM Jaya
<pSebagai langkah penanganan awal, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Selatan bekerja sama dengan PAM Jaya menyalurkan air bersih secara gratis kepada warga terdampak. Petugas bahkan membantu mengisi air ke dalam toren serta ember dan galon air milik warga, termasuk dengan cara naik ke atas untuk mengisi toren yang berada di tempat tinggi.
Upaya Warga Mengatasi Kekeringan
Warga setempat juga berupaya memperdalam sumur hingga kedalaman sekitar 20 meter untuk mendapatkan sumber air, namun sebagian besar masih mengalami kekeringan. Kondisi ini memperburuk akses terhadap air bersih selama musim kemarau yang berlangsung.
Peringatan Dini dan Imbauan Penggunaan Air
BPBD DKI Jakarta sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini potensi kekeringan meteorologis dengan kategori awas untuk beberapa wilayah, termasuk Jakarta Selatan, pada periode 11-20 September 2026. Masyarakat diimbau untuk menghemat penggunaan air demi mengantisipasi kelangkaan air bersih selama musim kemarau.
Konteks dan Dampak Kemarau Panjang
Musim kemarau yang berkepanjangan ini menyebabkan gangguan pasokan air bersih di berbagai daerah di Jakarta. Kesulitan air bersih berpotensi berdampak pada kesehatan dan aktivitas sehari-hari warga, sehingga penyaluran bantuan air bersih menjadi langkah penting untuk meringankan beban masyarakat terdampak.
Upaya kolaboratif antara pemerintah daerah dan instansi terkait terus dilakukan guna memastikan ketersediaan air bersih dan mengurangi dampak kekeringan bagi warga di wilayah terdampak.














Tinggalkan Balasan