Media Kampung, Jakarta – Pemeriksaan gigi gratis di SDN Menteng 01, Jakarta, menemukan 41 anak sekolah mengalami gigi berlubang atau karies. Temuan ini disampaikan oleh Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono saat membuka Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2026 pada Kamis, 17 September 2026.

Masalah karies gigi menjadi yang paling banyak ditemukan dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar di sekolah tersebut. Dante menegaskan bahwa penanganan kesehatan gigi tidak boleh menunggu hingga anak sakit. Pemeriksaan gigi secara rutin setiap enam bulan sangat penting untuk mendeteksi dan mengatasi masalah sejak dini.

Baca juga:

Pentingnya Pemeriksaan dan Pencegahan Sejak Dini

Dante menjelaskan bahwa intervensi kesehatan gigi yang tepat adalah dengan pendekatan promotif dan preventif, bukan hanya mengobati ketika sudah sakit. Pemeriksaan rutin membantu mengenali tanda-tanda awal gangguan kesehatan gigi sehingga bisa segera ditindaklanjuti.

Peran Sekolah dalam Membangun Kebiasaan Sehat

Lingkungan sekolah menjadi tempat strategis untuk membangun kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini. Keberadaan Unit Kesehatan Sekolah (UKS), dokter kecil, pramuka, dan berbagai aktivitas sekolah dapat dimanfaatkan untuk edukasi kesehatan gigi.

Dante mendorong sekolah untuk mengajarkan cara menyikat gigi yang benar, memilih makanan sehat untuk gigi, serta penggunaan pasta gigi berfluoride. Siswa juga dapat dilibatkan sebagai “detektif gigi berlubang” untuk membantu mengenali masalah gigi pada teman-temannya.

Baca juga:

Pentingnya menyikat gigi setelah sarapan dan sebelum tidur malam juga ditekankan sebagai kebiasaan sederhana yang harus dibangun sejak anak-anak agar menjadi bagian dari perilaku hidup sehat.

Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2026

BKGN 2026 mengusung tema “Gigi Kuat, Senyum Sehat, Indonesia Hebat” dengan subtema “Periksa, Tindak Lanjut, Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut.” Program ini merupakan kolaborasi antara Kemenkes, Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI), Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia, serta sejumlah mitra swasta.

Menurut Wakil Ketua PB PDGI drg. Tari Tritarayati, BKGN bertujuan memperkuat upaya promotif dan preventif agar kepedulian terhadap kesehatan gigi tidak hanya berhenti pada pemeriksaan, tetapi juga berlanjut pada perawatan dan pembentukan kebiasaan menjaga kesehatan gigi secara berkelanjutan.

Baca juga:

Kick-off BKGN 2026 di SDN Menteng 01 juga diisi dengan edukasi kesehatan gigi, pemeriksaan gigi gratis, dan praktik menyikat gigi bersama para siswa sebagai langkah nyata membangun kebiasaan sehat sejak dini.