Media Kampung, Shanghai – Bvlgari menghadirkan lebih dari 300 karya High Jewelry dalam pameran bertajuk Kaleidos Colors, Cultures and Crafts yang dibuka di Power Station of Art, Shanghai, pada 4 September 2026. Pameran ini tidak hanya menampilkan kemewahan perhiasan, tetapi juga mengajak pengunjung menyelami perjalanan warna yang melintasi satu abad, menggabungkan seni Romawi dan filosofi Tiongkok.
Perjalanan Warna dan Seni dalam Kaleidos
Pameran ini menampilkan koleksi pilihan dari Bvlgari Heritage Collection dan koleksi pribadi yang prestisius, yang dipilih untuk merefleksikan keberagaman warna sebagai bahasa universal. Laura Burdese, CEO Bvlgari, menekankan bahwa warna merupakan bagian DNA Bvlgari dan berperan penting dalam karya-karya maison tersebut.
Selain karya perhiasan, ruang pameran dirancang sebagai bagian dari eksplorasi seni, bukan hanya sebagai latar. Gislain Aucremanne, Direktur Kurator Warisan Bvlgari, menyatakan bahwa pameran ini memperluas ekspresi kromatik melalui kolaborasi dengan dua seniman kontemporer Tiongkok, menciptakan dialog budaya yang autentik.
Kolaborasi Budaya dan Ekspansi Warna di Berbagai Ruang
Semangat seni dalam Kaleidos tidak berhenti di museum. Bvlgari Hotel Shanghai juga menjadi bagian dari pengalaman ini dengan instalasi seni, narasi fotografi, dan koleksi cokelat edisi terbatas yang semuanya menampilkan warna khas Bvlgari. Hal ini menjadikan warna sebagai identitas yang menyatu dalam berbagai aspek, mulai dari galeri hingga kamar tamu.
Informasi Pameran
Pameran Kaleidos Colors, Cultures and Crafts terbuka untuk umum hingga 31 Oktober 2026 di Power Station of Art, Shanghai. Pameran ini merupakan ajang penting bagi pecinta seni dan perhiasan untuk memahami makna warna sebagai bagian dari sejarah dan emosi dalam karya Bvlgari yang sarat makna lintas budaya.














Tinggalkan Balasan